- Dewa United membidik gelar juara ketiga Elite Pro Championship 2026 di Tangerang demi mempertahankan prestasi terbaiknya.
- Kompetisi kelompok umur U-21 tersebut akan diikuti sepuluh klub dan berlangsung pada 4 November hingga 2 Desember 2026.
- Ajang pembinaan pemain muda ini mendapat apresiasi dari Perbasi Banten karena mempersiapkan atlet menuju jenjang profesional IBL.
Suara.com - Dewa United Basketball Elite membidik gelar juara ketiga secara beruntun atau hattrick pada ajang Elite Pro Championship (EPC) 2026. Namun, ambisi tersebut diprediksi mendapat tantangan dari sejumlah rival, terutama BBM CLS Knights Indonesia dan MVP Basketball.
Manajer Dewa United Basketball Elite, Yugo Wicaksono, menyadari bahwa mempertahankan gelar pada penyelenggaraan EPC tahun ketiga bukan perkara mudah. Menurutnya, persaingan kompetisi bola basket kelompok umur (KU) U-21 musim ini diperkirakan berlangsung ketat.
Dewa United Waspadai CLS Knights dan MVP Basketball
Yugo menilai kekuatan sepuluh klub peserta cukup merata. Karena itu, kesiapan mental pemain akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
"Ya, targetnya tetap juara. Tantangannya, tim-tim lain ini yang saya sedikit udah scouting dengan materi yang ini, akan bakalan tough lah di setiap game. Yang menentukan nanti pasti mentalitas sih di lapangan," kata Yugo kepada wartawan di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Minggu (1/11/2026).
Ia secara khusus menyebut MVP Basketball dan BBM CLS Knights sebagai dua tim yang berpotensi menjadi pesaing terberat Dewa United dalam perburuan gelar.
"Ya kalau bisa saya sebut, mungkin yang akan seru sih salah satunya pasti MVP, terus ada BBM CLS."
Dewa United Bawa Misi Balas Dendam ke CLS Knights
Pertemuan dengan BBM CLS Knights juga memiliki arti tersendiri bagi Dewa United. Pasalnya, tim asal Jawa Timur tersebut pernah menyingkirkan mereka pada semifinal CLS International Cup 2026 di Surabaya pada Juli lalu.
Kekalahan itu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Dewa United untuk tampil maksimal ketika kembali menghadapi CLS Knights, kali ini di hadapan pendukung sendiri.
"Nah, BBM CLS ini mungkin pemain-pemain saya akan personal melawan BBM CLS, karena terakhir di kompetisi BBM CLS kita kalah lawan BBM CLS di Surabaya," kata Yugo.
"Nah itu pasti mereka akan lebih personal sih, nanti tandingnya bakalan habis-habisan. Dan komposisi pemainnya juga sama, BBM yang tanding di sini sama yang waktu di CLS kemarin itu."
EPC 2026 Jadi Panggung Pembinaan Calon Pemain IBL
Di luar persaingan antarklub, EPC 2026 juga mendapat apresiasi dari Wakil Sekretaris Umum DPD Perbasi Banten, Andri S. Permana.
Menurut Andri, turnamen yang diinisiasi manajemen Dewa United tersebut menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sebelum melangkah ke level profesional, termasuk Indonesian Basketball League (IBL).