Sukabumi.suara.com – Kehidupannya selalu penuh akan sensasi, tak heran jika apapun yang dilakukan oleh Nikita Mirzani selalu jadi bahan pembicaraan. Seperti yang terjadi baru-baru ini, Nikita kembali mencuri perhatian setelah diketahui bergabung dengan organisasi Pemuda Pancasila (PP), wilayah Banten.
Bergabungnya Nikita dengan organisasi berciri khas seragam loreng oren tersebut diumumkan melalui akun instagramnya sendiri, @nikitamirzanimawardi_172, dengan mengunggah dua buah foto.
Dalam unggahannya, foto yang pertama memperlihatkan Nikita menggunakan seragam pemuda Pancasila, yang berdiri di samping Ketua Pemuda Pancasila Banten. Sementara itu di foto kedua, Nikita memamerkan kartu keanggotaan yang didapat.
“Terima kasih ketua PEMUDA PANCASILA banten untuk sambutan dan menerima niki dengan baik. Saya Siap berorganisasi” tulis Nikita Mirzani dalam keterangan foto.
Yang menarik, muncul asumsi kalau bergabungnya Nikita Mirzani ke PP merupakan upaya untuk berlindung dari jika dipanggil untuk keperluan polres hukum oleh kepolisian.
Asumsi tersebut muncul lantaran unggahan Nikita dikomentari oleh orang terdekatnya, yakni Fitri Salhuteru. Fitri mengatakan, keputusan Nikita untuk bergabung dengan pemuda Pancasila sudah tepat, agar bisa menemaninya jika sewaktu-waktu dipanggil oleh pihak kepolisian.
"Sudah paling benar gabung di PP Serang Banten? Jadi aku enggak perlu nemenin kalau ditangkap sebelah," tulis Fitri Salhuteru.
Sementara itu di sisi lain, pengumuman Nikita soal bergabungnya ia ke organisasi pemuda Pancasila mendapat komentar beragam dari warganet. Beberapa menuliskan komentar candaan, tak sedikit juga yang bertanya-tanya tujuannya.
“ganti bekingan nyai” ujar @irmarachsy,
Baca Juga: Polisi yang Suruh Wartawan Ngomong ke Pohon Akan Dihukum Propam
“kenapa malah jadi PP sih?” tanya @sfra_ag,
“Bakal nongkrong di hajatan sama minimarket ni nyai,, canda pagi nyai” tulis @sumilir_subroto,
“OTW pesta kondangan..” komentar @rafar_dhan74.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam