Sukabumi.suara.com - Hari ini, Kamis (8/9/2022) mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), menggelar demo unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Sebagai anitisipasi, sebelumnya aparat kepolisian bersiaga dengan memasang dua lapisan kawat berduri untuk menghadang massa masuk ke wilayah Istana Negara. Dua lapis kawat berduri dan separator menghalangi Jalan Merdeka Barat, yakni jalan menuju ke Istana Negara dan Bundaran HI.
Sebelumnya, Luthfi Yufrizal selaku koordinator Media BEM SI mengatakan kepada Suara.com mengenai aksi unjuk rasa yang direncanakan.
"Kemungkinan kita akan menggelar aksi pada tanggal 8 September. Yang rencananya di Istana". ujarnya, Selasa (6/9).
Kendati begitu, Luthfi tidak menyebutkan secara detail berapa banyak massa yang akan turun untuk unjuk rasa dalam menolak kenaikan harga BBM tersebut.
Di lain sisi, Komarudin selaku Kapolres Metro Jakarta Pusat menerangkan jika sebanyak 5.800 personel gabungan TNI dan Polri diturunkan untuk mengawal dan mengamankan jalannya unjuk rasa.
"Terdapat 5.800 TNI dan Polri," terang kepada wartawan.
Untuk diketahui, di Jakarta sendiri pada hari yang sama dilaporkan ada sebanyak 9 aksi unjuk rasa di tempat dengan massa yang berbeda. Namun dipastikan jika hanya aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, yang berlangsung terkait isu kenaikan BBM.
Sumber: suara.com.
Baca Juga: Kota Sukabumi Dilanda Hujan Deras, 6 Titik Banjir dan 1 Rumah Roboh
Berita Terkait
-
Gabungan Mahasiswa Demo Tolak Naiknya Harga BBM, Lakukan Aksi Dorong Motor
-
Unjuk Rasa Ribuan Driver Ojek Online di Makassar Ricuh, Satu Mobil Dirusak
-
Profil Letda Dendy Kresna Bhakti, Co-Pilot Pesawat Latih TNI AL yang Jatuh di Selat Madura
-
Demo Tolak Kenaikan BBM di Jakarta: Basah Kuyup Diguyur Hujan, Massa BEM SI Makin Menyemut di Patung Kuda
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa