Sukabumi.suara.com - Seorang calon Pendeta GMIT berinisial SAS di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kekerasan seksual terhadap 12 anak.
Iptu Yames Jems Mbau selaku Kasat Reskrim Polres Alor memberikan keterangan lebih jelas mengenai kejadian ini.
"Sampai Sabtu (10/9/2022) korban bertambah menjadi 12 orang, setelah 6 orang lainnya memberikan keterangan kepada penyidik," ujarnya.
Sebelumnya terdapat 3 korban yang menyusul melaporkan pelaku. Yaitu MM (19) yang merupakan korban pemerkosaan, RM (16), dan PM (16) merupakan korban di bawah umur yang mengalami pencabulan.
"Keduanya (RM dan PM) tidak termasuk korban pemerkosaan atau percobaan pencabulan. Tetapi pelaku pernah memeluk dan mengirimkan gambar tidak senonoh kepada korban," jelas Iptu Yames.
Korban kekerasan seksual SAS memiliki kisaran umur 13 sampai dengan 19 tahun. Polisi sudah menangkap dan menetapkan SAS sebagai tersangka, sembari masih melanjutkan penyelidikan ini.
Sementara itu Merry Kolimon selaku Ketua Majelis Sinode GMIT mengatakan, bahwa ia sudah menunda pentabisan menjadi vikaris dalam jabatan pendeta SAS, sebagai sanksi karena telah melakukan kejahatan seksual.
Majelis Sinode GMIT juga telah memberikan bantuan kepada korban kekerasan seksual dengan memberikan pendampingan psikolog.
Merry dan Majelis Sinode GMIT tidak merasakan keberatan jika korban dan keluarga korban menempuh jalur hukum dalam menindak kejahatan seksual yang dilakukan tersangka.
Baca Juga: Terlilit Hutang Pinjol, Perawat di Surabaya Nekat Gantung Diri
Merry juga menambahkan bahwa gereja tidak akan menghalang-halangi proses hukum yang berjalan.
"Kami berharap agar semua pihak turut andil dalam melindungi korban dari kekerasan berlapis," ujarnya.
Diketahui jika pelaku melakukan aksi pencabulan terhadap perempuan dimulai dari akhir Maret 2021 hingga akhir bulan Mei 2022. Pelaku melakukan pelecehan saat para korban mengikuti Sekolah Minggu di Gereja yang berada di Kabupaten Alor. Lain itu, dalam aksinya SAS diduga merekam dalam bentuk video aksi bejat yang ia lakukan.
Sumber: suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!