/
Kamis, 15 September 2022 | 08:35 WIB
Pelajar yang digendong orang tua untuk menyebrangi sungai untuk bisa bersekolah (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com – Selain jembatan penghubung antara Cianjur-Sukabumi, fasilitas jembatan lain yang juga putus akibat meluapnya air sungai adalah jembatan gantung di atas Sungai Cikanteh, Kampung Cimalim, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Sebelumnya, diketahui jika untuk mobilitas masyarakat setempat terdapat jembatan gantung dengan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter. Namun setelah jembatan tersebut putus, akses jalan benar-benar terhambat untuk para warga termasuk anak-anak yang ingin bersekolah.

Akibatnya, pelajar mulai dari tingkat PAUD hinga SMA harus menyebrangi sungai dengan perjuangan. Tak sedikir pelajar yang masih PAUD hingga SD sampai digendong oleh orangtuanya demi bisa bersekolah saat menyebrangi sungai.

Kondisi tersebut dijelaskan oleh Buhori, selaku Kepala Dusun Cimalim.

"Kurang lebih ada 100 pelajar warga Kampung Cimalim yang sekolahnya di wilayah Desa Ciwaru, mulai tingkat PAUD, MI, SD, SMP, dan SMA," kata Buhori, Rabu (14/9/2022), mengutip Sukabumiupdate.com.

Dari gambar yang tersebar, terlihat jika para orang tua menggendong anaknya menyeberangi Sungai Cikanteh. Berseragam lengkap dengan tas ransel di punggung, anak-anak itu tetap semangat berangkat ke sekolah, meski tak seperti biasanya. Mereka tak menjadikan rusaknya jembatan sebagai alasan tak sekolah atau meliburkan diri.

Di lain sisi, Buhori menyebut jika sebenarnya ada akses lain untuk menuju sekolah yakni jalan darat. Tetapi, akses tersebut dianggap terlalu jauh untuk ditempuh para pelajar yang akan berangkat ke sekolah.

Load More