Sukabumi.suara.com - Pada Rabu, 14 September kemarin ditemukan seorang pria yang meninggal di kamar kosannya di Jalan Sidakarya, Gang Manukwara No 2X, Desa Sindakarya, Denpasar, Bali.
Diketahui bahwa korban merupakan Ricky Hendriyanto yang merupakan perantau asal Jakarta.
Awal mula Ricky ditemukan tewas yaitu saat teman satu kosnya yaitu I Made Nesa (25), yang merupakan tetangga kos kamar No 5. Nesa menyebutkan bahwa ia mencium bau busuk pada kamar kos korban pada Selasa (13/09) sekitar pukul 12.00 WITA.
Kasi Humas Polresta Denpasar yaitu Iptu Ketut Sukadi mengatakan bahwa, "Pada awalnya bau busuk tidak begitu keras dan dikira saksi itu adalah bau sampah," ucapnya pada Kamis (15/9).
Namun bau busuk terasa semakin menyegat pada keesokan harinya. Saksi pun melaporkan hal tersebut kepada pemilik kos yaitu Made Budiarta.
Pemiliki kos dibantu dengan Linmas sekitar pun mulai mengetuk-ngetuk kamar korban. Tetapi tidak ada yang menjawab dan pintu kamarnya terkunci dari dalam.
Setelah melihat dari ventilasi yang mengarah ke dalam, korban ditemukan tewas dengan keadaan tengkurap.
"Korban tidak mengenakan baju dan hanya mengenakan celana hitam pendek. Sedangkan keadaan tubuhnya sudah menghitam dan mengeluarkan cairan dan bau busuk yang menyengat," terang Iptu Sukadi.
Anggota Unit Tim Identifikasi Polresta Denpasar mendatangi tempat kejadian dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan diperkirakan bahwa korban sudah meninggal lebih dari 24 jam.
Baca Juga: Cita Citata Tegaskan Berita Mengenai Nikah Dengan Didi Mahardika
Belum diketahui sebab pasti kematian korban dan masih diselidiki untuk sebab lanjutannya.
Diketahui bahwa korban tinggal di tempat kos itu dari 1 Agustus 2022 dan tinggal sendiri. Diketahui dari saksi bahwa korban telah berpisah dengan istrinya.
Untuk saat ini jenazah korban akan dibawa ke RSUP Sanglah untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Sumber: suarabali.id
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat