Sukabumi.suara.com - Kamis (22/09/2022) terjadi kecelakaan maut di Jalan RA Kosasih, Sukabumi yang menewaskan 3 orang, yaitu pedagang cakwe, sopir angkot dan penumpang angkot.
EH (71) selaku pengemudi mini bus saat ini masih dirawat di RS Umum Kartika Kasih karena mengalami sesak nafas.
Ipda Jajat Munajat selaku Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi mengatakan pihaknya belum dapat melakukan introgasi karena alasan kemanusiaan, dimana EH sedang dirawat.
Pihak kepolisian akan menunggu EH untuk pulih ataupun menyelesaikan perawatannya terlebih dahulu untuk dapat dimintai keterangan.
"Pengemudi Xpander mengalami luka dan sesak napas, sehingga masih dalam perawatan. Untuk itu dokter yang menanganinya berpesan untuk tidak dilakukan wawancara atau introgasi," terang Ipda Jajat.
Ipda Jajat menjelaskan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan EH. Ia juga sedang menyelidiki lebih lanjut kecelakaan tersebut bersama dengan Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Sukabumi, untuk mendapatkan bukti yang cukup agar kasus ini bisa naik menjadi penyidikan.
"Saat ini prosesnya masih berlangsung sampai semua bukti yang kita butuhkan bisa kita dapatkan, baik keterangan para saksi, bukti-bukti lainnya yang ada di TKP, termasuk bukti digital berupa rekaman asli CCTV," terang Jajat kepada media.
Diketahui bahwa mini bus yang dikendarai EH melaju dengan kencang dan tidak memperhatikan pengguna jalan lainnya. Akibatnya kecelakaan maut tersebut tidak dapat dihindarkan.
"Kalau dilihat berdasarkan hasil olah TKP, bahwa panjang jalan yang dilalui di kompleks Pesona Cibeureum kurang lebih sekitar 300 meter, kecepatan kendaraan memang cukup tinggi. Hal tersebut berdasarkan keterangan para saksi yang berada (di lokasi), termasuk security yang menjaga palang pintu di gerbang kompleks," terang Ipda Jajat.
Baca Juga: Hakim Agung Resmi ditahan KPK Karena Terbukti Korupsi
Dalam lokasi kejadian tidak ditemukan bekas atau jejak pengereman. Itu juga memperkuat hasil introgasi singkat polisi terhadap EH yang mengaku jika rem kendaraannya tidak berfungsi atau rem blong. Ipda Jajat masih menyelidiki pengakuan EH mengenai rem blong.
Unit Lakalantas Polres Sukabumi akan memastikan pengakuan dari pengemudi Xpander tersebut dengan melakukan uji ramp check atau kelayakan kendaraan.
"Besok kami akan melakukan uji ramp check dengan Dinas Perhubungan, kemudian pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan ATPM yang mengeluarkan Mitsubitsi Xpander yang turut hadir. Adapun hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa fungsi dari mesin tersebut sesuai dengan pengakuan dari yang diduga pengemudi Xpander atau ada faktor lain yang menyebabkan hal tersebut," tutur Ipda Jajat.
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis
-
Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup? Fenomena Hustle Culture di Kalangan Gen Z
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani