Sukabumi.suara.com - Sebagai orang tua tentunya kita ingin tumbuh kembang anak selalu sehat, begitupun dengan ibu yang sedang mengandung.
Umumnya ibu yang sedang mengandung akan mengkonsumsi makanan atau vitamin yang dapat membantu tumbuh kembang sang janin.
Untuk memonitor tumbuh kembang janin biasanya kita akan melakukan USG setiap trimester kehamilan di dokter. Sebagaimana dijelaskan oleh dokter Jeffry Kristiawan pada kanal YouTube Tanyakan Dokter, berikut tanda janin tumbuh dengan sehat di dalam rahim.
1. Ukuran perut ibu yang bertambah besar
Tanda jika janin bertumbuh dengan sehat yaitu perut sang ibu akan bertambah besar seiring dengan perkembangan sang janin. Karena di dalam tubuh sang ibu janin akan mengalami pertambahan berat dan panjang tubuhnya.
"Semakin lama usia kehamilan, tinggi fundus tentu akan bertambah. Tapi pada setiap orang memiliki perbedaan tinggi fundusnya. Karena bergantung pada jumlah kehamilan, misalnya kehamilan kembar tentu tinggi fundus akan lebih besar daripada normal, kemudian juga bagaimana postur ibu, terlalu gemuk atau terlalu kurus dan hal lain yang menyebabkan tinggi fundus tidak sesuai dengan usia kehamilan," terang dr. Jeffry.
2. Ibu mengalami mual dan muntah
Pada awal kehamilan umumnya ibu akan mengalami mual dan muntah, itu dapat menjadi salah satu tanda jika janin berkembang. Karena saat mual muntah terjadi itu diakibatkan peningkatan hormon kehamilan.
Menurut dokter Jeffry, jika mual dan muntahnya tidak berlebihan dan tidak membuat ibu susah makan dan minum, itu masih aman.
Baca Juga: Baru Menikah Pengantin Pria Sudah 'Nyosor' Wanita Lain di Depan Pasangannya
Tetapi bukan berarti jika ibu yang tidak mengalami mual dan muntah pekermbangan janinnya tidak sehat.
3. Gerakan janin
Umumnya gerakan janin akan terasa saat memasuki usia kandungan 4 atau 5 bulan. Dan akan semakin terasa jika sudah berada di usia 7 bulan karena janin yang lebih besar ukurannya dan pergerakannya yang semakin terasa.
4. Detak Jantung Janin
Detak jantung janin biasanya akan mulai dirasakan pada umur 8 minggu berdasarkan dengan pemeriksaan USG. Dokter Jeffry mengatakan bahwa detak jantung janin yang normal yaitu antara 110 sampai 160 kali per menit.
Jika detak jantung janin kurang atau lebih dari itu dan terjadi berulang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Karena dikhawatirkan ada kondisi medis yang mendasari itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026