/
Minggu, 25 September 2022 | 08:40 WIB
Ilustrasi- Cek fakta mengenai tidur di lantai yang dapat sebabkan paru-paru basah (istockphoto)

Sukabumi.suara.com - Banyak dari kita gemar untuk tidur-tiduran diatas lantai karena merasa adem dan nyaman. Tapi benarkah jika kita sering tidur di lantai akan menyebabkan kita memiliki penyakit paru-paru basah.

Berdasarkan penjelasan Dokter Nadya Alaydrus di laman sosial media Instagramnya yang diunggah pada 21 Agustus 2021 mengatakan tidak adanya penelitian yang menyatakan jika tidur di lantai menyebabkan paru-paru basah. 

Penyebab paru-paru basah atau pneumonia itu berdasarkan dengan bakteri, virus dan jamur

"Umumnya dampak tidur di lantai akan badan jadi pegal-pegal. Kemudian dengan kondisi lantai yang dingin dapat berdampak buruk bagi orang alergi dingin," jelasnya. 

Selain menyebabkan alergi bagi penderita yang tidak tahan dingin, tidur di lantai juga dapat mengganggu sistem pernapasan karena masuknya debu atau kotoran melalu saluran pernapasan sehingga dapat menyebabkan flu, batuk, dan bersin.

Lantai yang lembab juga dapat sebagai media tumbuh jamur dan sehingga berdampak pada kesehatan kulit jika kita terkena jamur tersebut.

"Boleh-boleh aja tidur di lantai untuk sekedar bersantai menonton TV, penting diperhatikan daya tahan tubuh dan kondisi lantai," ucapnya.

Tetapi jika kamu memliliki gejala seperti 

1. Batuk kering atau batuk yang disertai dahak berwarna kuning, cokelat, hijau, atau kemerahan (batuk darah),

Baca Juga: Prediksi Indonesia vs Curacao; Pembuktian Kualitas Shin Tae Yong

2. Terasa nyeri pada bagian dada yang bertambah parah ketika batuk,

3. Napas terasa berat atau sesak, bahkan ketika sedang istirahat

4. Demam, menggigil, dan sering berkeringat

5. Hilang nafsu makan

6. Kelelahan atau tidak berenergi

7. Mual, muntah, atau diare

8. Jantung berdebar

Jika kamu atau orang terdekat memiliki gejala tersebut ada baiknya segera periksakan ke dokter.

Load More