/
Kamis, 29 September 2022 | 10:55 WIB
Ilustrasi-Banjir yang merendam rumah di Kabupaten Pangandaran (istockphoto)

Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (27/9/2022) desa yang berada di Pangandaran terisolir karena banjir setinggi atap rumah

Dusun Curug, Desa Bunisari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran menjadi desa yang terisolir akibat banjir. Tim gabungan pun segera mengevakuasi para warga ke tempat yang lebih aman. 

Ketua Tagana Pangandaran yaitu Nana Suryana mengatakan jika ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter. Tim evakuasi harus mengevakuasi warga dibantu dengan perahu karet. 

“Sampai hari ini banjir masih merendam rumah warga yang berada di Dusun Curug, adapun ketinggian banjir mencapai dua hingga tiga meter. Bahkan petugas sampai mengevakuasi dua KK dengan menggunakan perahu karet dan rakit,” ucap Nana Suryana. 

Adapun untuk dua keluarga yang di evakuasi menggunakan perahu karet, ketinggian banjir di rumahnya mencapai genteng rumahnya. Tim gabungan yang berasal dari anggota TNI, Basarnas Polair, Tagana, BPBD dan relawan bersama-sama membantu warga yang terdampak banjir dan terisolir.

Kemudian juga mengevakuasi dua keluarga beserta barang-barang yang masih bisa diselamatkan. 

Hingga saat ini, dua perahu karet dan rakit buatan masih standby di lokasi banjir untuk transportasi kebutuhan warga Dusun Curug, karena air yang belum surut.

Bantuan pun disalurkan untuk warga yang terdampak banjir. Adapun bantuan tersebut datang dari Pemerintah Provinsi, Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Pangandaran.  

Sumber: jabar.suara.com

Baca Juga: Pamer Kedekatan dengan Justin Timberlake, Circle Agnez Mo Gak Kaleng-Kaleng

Load More