Sukabumi.suara.com - Ada kalanya kita menggosok badan menggunakan spons untuk menghilangkan sel kulit mati yang ada di tubuh saat mandi. Banyak orang yang beranggapan jika menggunakan spons untuk menggosok badan akan membuat perubahan langsung pada kulit.
Faktanya menurut The Healthy penggunaan spons saat mandi memiliki beberapa risiko berbahaya, diantaranya:
1. Dapat menyebabkan iritasi pada kulit
Bagi sebagian orang yang memiliki kulit sensitif mandi menggunakan spons akan membuat kulit mu iritasi.
Jika menggunakan spons saat mandi, pertama kali pilih lah spons dengan permukaan yang lembut dan hindari dalam menggosok badan dengan keras kuat dan keras. Jika kulitmu menunjukan reaksi seperti kulit kemerahan segera hentikan penggunaan spons.
2. Sarang pertumbuhan bakteri
Spons dapat menjadi sarang pertumbuhan bakteri jika spons tersebut tidak disimpan dengan baik. Kamar mandi memiliki kondisi yang lembab sehingga jika tidak disimpan dengan baik akan menimbulkan bakteri. Padahal, spon digunakan untuk membersihkan tubuh.
3. Perbedaan kualitas bahan
Spons mandi memiliki beragam kualitas dan bahan dasar. Ada yang bagus dan ada yang buruk. Untuk itu pemilihan kualitas bahan akan mempengaruhi. Terkadang spons mandi bisa terasa lebih kasar dari biasanya. Jika kita terlalu sering membersihkan badan dengan menggosok spons yang kasar tersebut, maka lama-lama dapat menyakiti kulit.
Baca Juga: Rizky Billar Kabur dari Rumah Saat Polisi Datang untuk Olah TKP
Tetapi jika kamu bersikeras untuk menggunakan spons saat mandi, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan yaitu:
1. Batasi penggunaan spons.
2. Cuci bersih spons setelah atau sebelum menggunakan.
3. Keringkan spons atau simpan di tempat yang kering.
4. Memilih spons yang tidak terlalu kasar.
Itulah bahaya dan beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam penggunaan spons. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat