SuaraCianjur.id- Kini penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan pendalaman terhadap kegiatan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang pergi ke luar negeri dengan menggunakan jet pribadi.
KPK sedang mengusut dugaan suap serta gratifikasi yang menjerat Lukas dan menjadi tersangka.
Seorang pramugari dikorek keterangannya oleh penyidik dari KPK. Pramugari PT. RDG Airlines, bernama Tamara Anggraeny diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.
"Didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan adanya penggunaan private jet dengan layanan first class oleh tersangka LE (Lukas Enembe)," terang Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Selasa (4/10/2022).
Menurut Ali pramugari bernama Tamara itu sebagai saksi. Dia turut didalami apakah dirinya mengetahui sumber uang Lukas Enembe yang diberikan kepada beberapa pihak.
"Dikonfirmasi juga mengenai pengetahuan saksi soal dugaan uang yang diberikan tersangka ke beberapa pihak," jelasnya.
Perlu diketahui, jika Tamara sempat menyampaikan kepada awak media kalau Lukas Enembe menyewa Jet Pribadi dari seseorang yang berada di negara Singapura.
"Iya (Private Jet). Punya pribadi orang Singapura," terang Tamara di lobi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Tamara mengaku tidak dapat merinci berapa kali Lukas menggunakan jet pribadi itu ke luar negeri. "Banyak banget, beberapa kali," ungkap Tamara.
Baca Juga: Pita Suara Lesti Kejora Terancam Rusak Akibat KDRT dari Rizky Billar, Bila...
Saat ini KPK kembali menyiapkan surat panggilan kedua untuk Lukas Enembe sebagai tersangka, untuk mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Sejauh ini kami akan segera kirimkan kembali surat panggilan kedua sebagai tersangka. Mengenai waktu pemanggilannya kami akan infokan lebih lanjut," kata Ali
Proses pemanggilan kepada Lukas Enembe telah dilakukan oleh penyidik sejak tanggal 12 September 2022 lalu, di Mako Brimob Polda Papua. Hanya saja Lukas berhalangan hadir, karena sedang sakit. Sehingga diwakili oleh tim kuasa hukumnya.
Kemudian, KPK juga telah kembali melayangkan panggilan terhadap Lukas pada tanggal 26 September 2022. Lukas diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK.
Lukas kembali tidak hadir dan hanya diwakilkan oleh tim hukumnya sambil membawa surat penundaan pemeriksaan, serta membawa rekam medis penyakit yang diderita oleh Lukas.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
IPW Minta Polri Dalami Pemakaian Jet Pribadi oleh Brigjen Hendra, Sugeng Bilang Begini Didepan MKD
-
Hakim Agung Sudrajad dan 3 Tersangka Lainnya Bakal Diburu KPK Kalau Tidak Kooperatif di Kasus Dugaan Suap
-
Kata Robert Soal Tudingan IPW Pinjamkan Jet Pribadi ke Brigjen Hendra dan Terlibat Kekaisaran Sambo
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026