Sukabumi.suara.com - Fabio Quartararo bersiap menghadapi balapan Moto GP seri Sepang, Malaysia. Pebalap tim Yamaha tersebut akan melakukan segalanya demi gelar juara dunia.
Diketahui saat ini Quartararo sedang bersaing ketat dengan Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati tersebut mampu menyalip perolehan poin Quartararo di klasemen pebalap.
Quartararo sendiri sudah lama tak menyentuh podium. Terakhir pebalap asal Prancis itu menyentuh garsi finis terdepan pada balapan seri Sachsenring, Jerman.
Kali ini demi terus mengejar Bagnaia, Quartararo akan melakukan segala hal. Salah satunya dari segi peningkatan mentalitas.
Penguatan dari segi mental ini dikatakan Quartararo agar dirinya mampu tampil lepas. Serta mampu mendorong batas kemampuannya.
"Khususnya pada balapan-balapan sebelumnya, saya tidak terlalu menikmatinya. Tapi saya sekarang berada pada posisi di mana saya tidak perlu benar-benar memikirkan segalanya, hanya mendorong diri saya ke limit," ujar Quartararo pada jumpa pers di Sepang.
"Ini tentunya mentalitas yang berbeda dan saya akan membuat GP ini dalam suasana hati yang berbeda," tambahnya.
Performa Quartararo sendiri tengah dalam penurunan. Pasalnya ia hanya memperoleh delapan poin dari empat balapan terakhir.
Berbeda halnya dengan Bagnaia yang tampil impresif di setiap balapan. Hingga dirinya mampu menyalip perolehan poin Quartararo di posisi pertama klasemen pebalap.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar Merek Obat Sirup Mengandung Etilen Glikol dan Dietilen Glikol Menurut BPOM
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Asal-usul Viking Row, Selebrasi Timnas Norwegia yang Guncang Piala Dunia
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Bagaimana Cara Mengaplikasikan Bedak HD? Ini 2 Rekomendasi Produknya sesuai Klaim
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Gubernur Khofifah & Pangdam V/Brawijaya Lepas Karnaval Budaya di Bangkalan: Bakti TNI untuk Negeri
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Dua Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini, 413 Personel Gabungan Disiagakan
-
Apa Bedanya Facial Foam dan Facial Wash? Ini Manfaat untuk Jenis Kulit
-
Tak Sekadar Kuliah, WNI Kini Mulai Melirik New Zealand untuk Membangun Karier Global
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal