Lifestyle / Komunitas
Selasa, 07 Juli 2026 | 10:04 WIB
Ilustrasi kuliah dan berkarier di luar negeri. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Masyarakat Indonesia kini memandang pendidikan di New Zealand sebagai investasi strategis untuk membangun karier internasional dan memperoleh visa tinggal.
  • Pemerintah New Zealand akan menerapkan kebijakan Skilled Residence Pathways terbaru pada 2026 untuk menarik tenaga kerja terampil internasional.
  • Andy Saputra bersama Anavrin Media dan Queen City Law akan menggelar seminar daring terkait studi dan karier pada 14 Juli 2026.

Suara.com - Minat masyarakat Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di New Zealand terus berkembang. Jika sebelumnya kuliah di luar negeri lebih banyak dipandang sebagai tujuan akademik semata, kini semakin banyak calon mahasiswa yang melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk membangun karier internasional.

Perubahan cara pandang tersebut dipengaruhi oleh semakin terbukanya informasi mengenai peluang kerja setelah lulus, kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, hingga kemungkinan memperoleh Skilled Resident Visa bagi mereka yang memenuhi persyaratan. Bagi banyak calon mahasiswa, memilih jurusan kini tidak lagi hanya soal minat, tetapi juga mempertimbangkan prospek karier dan kebutuhan industri di masa depan.

Tren ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah New Zealand yang terus mengembangkan jalur Skilled Residence Pathways, termasuk melalui Skilled Migrant Category, untuk menarik tenaga kerja terampil dari berbagai negara. Sejumlah penyempurnaan kebijakan yang mulai berlaku pada 2026 juga dilakukan guna meningkatkan daya saing New Zealand dalam mempertahankan talenta internasional sesuai kebutuhan pasar kerja.

Dengan demikian, pendidikan dipandang sebagai salah satu pintu masuk untuk membangun karier profesional di New Zealand. Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada terpenuhinya persyaratan imigrasi dan kebutuhan tenaga kerja yang ditetapkan pemerintah setempat.

Calon Mahasiswa Kini Lebih Selektif

Perubahan tren tersebut turut memengaruhi cara masyarakat Indonesia merencanakan studi di luar negeri. Selain mempertimbangkan kualitas universitas, calon mahasiswa kini juga aktif mencari informasi mengenai peluang kerja setelah lulus, bidang pekerjaan yang banyak dibutuhkan, pengalaman bekerja selama masa studi, hingga jalur menuju residence.

Andy Saputra, youtuber dan praktisi teknologi informasi. (Dok. Ist)

Kebutuhan akan informasi yang akurat membuat berbagai kanal edukasi berbahasa Indonesia semakin diminati. Salah satunya adalah kanal YouTube milik Andy Saputra yang telah memiliki lebih dari 70.500 subscriber. Selama bertahun-tahun, kanal tersebut membahas berbagai aspek kehidupan di New Zealand, mulai dari sistem pendidikan, dunia kerja, hingga penjelasan mengenai jalur Skilled Resident Visa berdasarkan regulasi yang berlaku serta pengalaman praktis di lapangan.

Edukasi serupa juga disampaikan melalui akun Instagram @andyjsap yang kini diikuti lebih dari 33.500 pengguna.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai pemilihan jurusan, prospek karier, kebutuhan tenaga kerja, hingga langkah-langkah yang perlu dipersiapkan sejak sebelum berangkat ke New Zealand.

Baca Juga: Kesempatan Emas! Beasiswa Pesisir Nusantara 2026 Jaring Calon Pemimpin Muda Berkarakter

Seminar Bahas Pendidikan hingga Prospek Karier

Untuk menjawab kebutuhan informasi tersebut, akan digelar Study in New Zealand Seminar, sebuah seminar daring yang membahas secara komprehensif sistem pendidikan di New Zealand, peluang karier, kebutuhan tenaga kerja, hingga penjelasan mengenai jalur Skilled Resident Visa berdasarkan kebijakan terbaru.

Seminar ini ditujukan bagi masyarakat Indonesia yang sedang mempertimbangkan studi maupun bekerja di New Zealand agar dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai edukasi yang selama ini disampaikan melalui platform digital. Seminar akan menghadirkan Andy Saputra sebagai narasumber dan diselenggarakan bekerja sama dengan Anavrin Media serta Queen City Law.

Study in New Zealand Seminar akan berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 12.00 WIB atau 17.00 NZST, secara daring melalui platform Zoom.

Melalui seminar ini, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perjalanan studi di New Zealand, mulai dari memilih program pendidikan yang tepat, memahami kebutuhan dunia kerja, hingga menyusun rencana karier jangka panjang secara lebih terarah.

Load More