/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 06:46 WIB
Tempat Kejadian Perkara seorang anak yang tewas akibat tertimpa.pilar yang berada di lahan kosong (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Pada Senin (24/10/2022) sekitar pukul 09.30, AR (8) murid sekolah dasar (SD) harus meninggal dengan tragis. AR meninggal setelah ia tertimpa pilar pada gerbang lahan kosong yang berada di Kampung Cikiwul Tonggoh, Desa Sekarwangi  Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan dengan laporan yang diterima dari pemerintah desa Sekarwangi, Abdul Nafi selaku Camat Cibadak membenarkan adanya kejadian tersebut.

Abdul menjelaskan jika di lahan kosong tersebut terdapat dua dan di antara dua pilar tersebut terpasang rantai. Rantai tersebut digunakan oleh AR dan empat orang temannya sebagai ayunan.

Lantaran tidak kuat menahan bobot dari anak-anak tersebut, satu pilar roboh dan menimpa AR dengan F (8). Sementara tiga anak lainnya tidak terkena tembok pilar yang roboh. 

“Pilar itu roboh karena terlepas dari dudukannya, sehingga menimpa korban dan satu temannya," ucap Abdul. 

AR pun segera di evakuasi menuju Rumah Sakit Kartika Cibadak untuk mendapatkan pertolongan. Tetapi naas nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Dan keluarga korban segera mengebumikan jenazah AR. 

"Tadi siang juga informasinya jenazah anak tersebut sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya," ucapnya.

Bibi korban yaitu Rizki Amalia sempat bertemu dan mengobrol dengan AR sebelum kejadian. Ia menanyakan mengapa tidak pergi ke sekolah. Dan dijawab oleh AR karena sedang libur. 

“Saya tanya kenapa tidak sekolah, katanya libur. Sebenarnya tidak libur cuman daring karena yang kelas V SD sedang ANBK,” jelas Rizki Amalia.

Baca Juga: Hotman Paris Resmi Ditunjuk Sebagai Pengacara Teddy Minahasa

Menurutnya, sebelum kejadian AR dan 4 orang temannya sedang duduk berbaris di atas rantai tersebut, lalu karena tidak kuat menahan bobot 4 anak pilar tersebut roboh dan menimpa korban. 

“Rantai tuh di buat mainan, terus yang tiga orang anak loncat,” ujarnya.

Sumber: sukabumiupdate.com

Load More