Sukabumi.suara.com - Hari Selasa (25/10/2022) kembali digelar sidang lanjutan mengenai kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Sidang lanjutan ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Dalam sidang ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan 12 orang saksi, dimana dari ke 12 saksi tersebut terdapat kedua orang tua dari Brigadir J.
Berdasarkan pantauan suara.com, Richard Eliezer masuk ke dalam ruang sidang pada pukul 09.48 WIB. Tidak lama dari kedatangannya, 12 orang saksi yang merupakan pihak pengacara dan keluarga dari Brigadir Yosua masuk ke ruang sidang.
Richard langsung menghampiri kedua orang tua Yosua dan langsung berlutut dan sungkem di kaki kedua orang tua dari Brigadir Yosua.
Seperti keterangan dari pihak pengacara Richard Eliezer bahwa hari ini, Richard akan meminta maaf langsung kepada kedua orang tua Yosua atas apa yang telah ia perbuat.
Dalam sidang kali ini terlihat tumpukan berkas yang ada di meja JPU. Selain itu juga terlihat kontainer yang diduga berisi barang-barang bukti yang telah dibawa oleh Jaksa.
Sidang lanjutan Bharada E akan dihadirkan 12 orang saksi yang mengenakan baju seragam yang bertuliskan "Justice for Brigadir J". Hakim pun segera membacakan identitas dari ke 12 orang saksi.
Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum dari keluarga Yosua mengharapkan agar seluruh saksi dapat diperiksa secara bersamaan. Dengan tujuan untuk menghemat waktu, karena keterangan para saksi yang hampir sama.
"Karena keterangannya hampir sama, kita mohonkan kepada majelis supaya diperiksa bersamaan. Sama untuk menghemat waktu," ucap Kamaruddin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Baca Juga: Orang Tua Brigadir J Datang ke Persidangan, Bharada E Akan Minta Maaf Secara Langsung
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan