Sukabumi.suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia harus terhenti di babak awal turnamen French Open 2022.
Hal tersebut dipastikan usai ganda putri unggulan ketujuh tersebut kalah dari wakil Malaysia, Tan Pearly/Thinaah Muralitharan dengan tiga set 22-20, 19-21, 21-7.
Kekalahan ini membuat Apriyani/Siti Fadia harus kembali gagal meraih gelar turnamen super 750. Usai sebelumnya gagal di turnamen Denmark Open.
Pada game pertama pasangan Indonesia bermain baik. Bahkan sempat unggul 12-6. Namun perlahan ganda Malaysia mulai mengejar hingga memaksa skor 19-16.
Apriyani/Siti Fadia bahkan sempat menyentuh game point pada set pertama. Namun perolehan poin ganda Indonesia harus terhenti di angka 20 dan pasangan Malaysia mampu menang dengan skor 22-20.
Masuk game kedua hasil kebalikan terjadi. Pasangan Malaysia mampu unggul terlebih dulu hingga berselisih poin, 5-1.
Namun kekurang tenangan pasanga Malaysia mampu dimanfaatkan Apriyani/Siti Fadia untuk mengejar skor. Hingga menutup game kedua dengan kemenangan 21-19.
Game ketiga pasangan Indonesia mengalamin penurunan performa. Sejak skor 9-7 kesalahan demi kesalahan dilakukan oleh pasangan Indonesia. Serta menutup pertandingan game ketiga dengan skor 21-7.
Baca Juga: Chelsea Segel Tiket 16 Besar Usai Kalahkan Salzburg
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3