Sukabumi.suara.com - Banjir rob adalah banjir di tepi pantai karena permukaan air laut yang lebih tinggi daripada bibir pantai atau daratan di pesisir pantai.
Banjir rob secara khusus diartikan sebagai banjir yang diakibatkan oleh air laut yang menggenangi daratan yang lebih rendah, tetapi sebenarnya tidak terbatas pada banjir yang berakibat oleh air laut melainkan juga curah hujan tinggi di daratan, yang menyebabkan air melambat mengalir ke laut yang hasilnya akan mengakibatkan air tertahan dalam waktu yang relatif lama di daratan pesisir pantai.
Fenomena ini juga diperparah oleh kondisi pasang naik air laut di waktu-waktu tertentu. Faktor utama yang mengakibatkan terjadinya banjir rob adalah kenaikan permukaan air laut, penurunan muka tanah dan abrasi pantai dalam hal ini di daratan pesisir.
Penurunan muka tanah merupakan faktor yang meningkatkan intensitas banjir rob di beberapa wilayah pesisir pantai utara Pulau Jawa terutama di DKI Jakarta, Bekasi, Karawang, Pekalongan, Semarang, Demak dan Gresik (Dilansir dari wikipedia.com )
Karakteristik utama dan ciri-ciri banjir rob diantaranya yaitu:
1. Rob terjadi ketika air laut pasang,
2. Memiliki karakteristik air yang cenderung lebih jernih dibanding jenis banjir lainnya,
3. Musim penghujan dan curah hujan tidak menjadi faktor pendorong utama, karena rob dapat terjadi di musim lain,
4. Wilayah dataran yang lebih rendah dari pada tinggi permukaan lautan lebih rentan dan sering terjadi banjir rob,
5. Air banjir jenis ini berasa asin.
Penyebab Banjir Robb
Beberapa faktor yang mempengaruhi dan menyebabkan banjir rob, yaitu :
1. Pemanasan Global
Baca Juga: Gerakan Peduli Literasi Kecamatan Cijeruk Terima Sumbangan Buku dari Forum Cisadane Resik
Pemanasan global adalah salah satu faktor penyebab banjir rob semakin sering dan lebih berbahaya. Global warming mengakibatkan peristiwa alam yang berdampak pada peningkatan suhu bumi.
Akibat suhu udara yang meningkat, berdampak pada es yang berada di kutub menjadi mencair, sehingga hal tersebut akan meningkatkan jumlah dan volume pada air laut. Volume air laut yang meningkat membuat masyarakat menjadi khawatir dan meningkatkan resiko dari banjir rob terutama bagi masyarakat sekitar pesisir pantai.
2. Kerusakan Hutan Mangrove
Hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup kita diantarnya yakni:
- Sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, dengan kata lain tumbuhan mangrove mampu untuk menahan air laut agar tidak mengikis tanah di garis pantai.
- Sebagaimana fungsi tumbuhan yang lain, mangrove juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2).
Tag
Berita Terkait
-
BMKG Hari ini, 14 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor, Simak Dimana Saja
-
Kabupaten Garut Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor, Masyarakat Diimbau Berhati-hati
-
Kabupaten Sumedang dan Kuningan Masuk Level Siaga Banjir dan Longsor
-
Ini 5 Daerah Pesisir di Lampung yang Berpotensi Terjadi Banjir Rob pada 29 Oktober 2022
-
Tidak Hanya Kurangi Macet, Tol Semarang - Demak Juga Berfungsi Mengatasi Banjir Rob
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Mitsubishi Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2026, New XForce Hadirkan Sinyal Positif
-
Kemenko Polkam Ganti Motor Wartawan yang Raib Saat Liputan Karhutla
-
Masyarakat Makassar Cuan dari Sampah Plastik, Disulap Jadi Furnitur
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Masjid Istiqlal Dikabarkan Masuk Pasar Modal, OJK: Masih Sebatas Wacana
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless
-
Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak