Sukabumi.suara.com - Pada Kamis (27/10/2022) seorang pemuda berinisial Z (21) ditangkap oleh polisi karena menjual obat keras terlarang jenis tramadol dan hexymer. Diketahui bahwa Z berasal dari Provinsi Aceh.
Z berhasil ditangkap oleh polisi saat polisi sedang melakukan inspeksi dadakan ke setiap apotik tentang obat sirup yang saat ini tengah meresahkan warga Indonesia.
Tetapi saat melakukan sidak di daerah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, polisi menemukan pelaku yang menjual obat tramadol dan hexymer. Berdasarkan keterangan AKP Nandang Herawan selaku Kapolsek Warungkiara Polres Sukabumi, pelaku berhasil ditangkap saat polisi tengah melakukan razia obat sirup di apotek-apotek yang berada di Kecamatan Warungkiara.
Saat melakukan sidak tersebut polisi memdapat laporan dari warga, jika ada penjualan obat keras terlarang jenis tramadol dan hexymer di sebuah warung yang berada di Pasar Baru Cigombong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
“Kami langsung merespon dan tidak lama anggota bersama Muspika bergerak melaksanakan razia di warung tersebut. Ternyata benar ada ratusan obat keras terbatas dari tangan pelaku,” ucap Nandang.
Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yaitu sebanyak 224 butir tramadol, 419 butir hexymer, satu buah handphone, dan uang sebanyak Rp 618 ribu.
“Kasus peredaran obat keras di wilayah hukum Polsek Warungkiara sudah dilimpahkan ke unit narkoba Polres Sukabumi,” jelas AKP Nandang.
Sumber: sukabumiupdate.com
Baca Juga: Viral Terbaru, Rizky Billar Kena Semprot Tetangga Gegara Ngebut di Komplek
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Skandal Rp151 Miliar Gedung Pemkab Lamongan Seret 3 Pejabat ke Sel
-
Tak Mau Balikan, Wanita Asal OKI Mengaku Foto Tanpa Busananya Disebar Mantan Pacar
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
Imigrasi Medan Deportasi WN Pakistan, Ketahuan Jadi Chef Tanpa Izin Tinggal yang Sesuai
-
8 Senjata Api dan Satu Granat: Operasi Kilat Polda Lampung Ringkus 95 Pelaku Kejahatan
-
Prabowo Turun Tangan, Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Uang Tunai dan Sembako