Sukabumi.suara.com – Warga di sekitar Pantai Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi ibarat mendapat berkah secara tiba-tiba. Pada Jumat (28/10/2022), ribuan ikan terdampar di kawasan tersebut dan membuat mereka mendadak panen.
Dalam istilah daerah, kejadian yang disebabkan oleh fenomena alam ini sebenarnya dikenal dengan istilah ‘Lauk Ngampar’. Momen saat warga panen ribuan ikan di Pantai Citepus diabadikan dalam sebuah video, dan tersebar lewat grup WhatsApp warga.
Mengutip Sukabumiupdate.com salah satu jaringan Suara.com, dalam video yang dimaksud nampak terdengar suara pria yang beberapa kali menyebut “Fenomena lauk ngampar di Citepus”.
Lain itu, nampaknya juga sejumlah warga yang berduyun-duyun memanen ikan yang masih hidup dengan tangan dan langsung menempatkannya ke dalam ember.
Menurut keterangan Ukan Sunarya selaku ketua RT setempat, fenomena tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Dijelaskan bahwa kondisi tingginya gelombang ombak membawa ribuan ikan sampai ke daratan.
"Betul kejadiannya sekitar habis magrib di pantai Dolphin. Warga rame pada bawa satu ember, ada tamu (pengunjung) juga yang ikutan ngambil itu ikan-ikan kecil, ikan serepet namanya,” jelas Ukan.
Tak sedikit, salah satu warga mengaku ada yang sampai berhasil mengumpulkan ikan hingga sebanyak 5 kilogram, salah satunya Ujang.
"Tukang parkir, tukang warung-warung di sini sempat berbondong-bondong. Belum tahu penyebabnya, yang jelas itu pas ombak gede ikannya ke pinggir pantai," tandas Ujang.
Baca Juga: Detik-Detik Ikan Berloncatan Ke Darat Warganet : Semoga Bukan Pertanda Buruk
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?