/
Senin, 31 Oktober 2022 | 20:52 WIB
Ilustrasi gaji. ((Adam Cohn/Flickr))

Sukabumi.suara.com – Baru-baru ini di media sosial viral soal laporan yang menyebut mengenai kebijakan tak wajar yang diberlakukan oleh usaha warung makan populer di Indonesia, yang sudah memiliki banyak cabang di sejumlah wilayah, yakni Waroeng Spesial Sambal (SS).

Manajemen Waroeng SS disebut memotong gaji karyawannya yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah. Lumayan besar, nominal gaji yang dipotong kabarnya mencapai Rp300 ribu per orang.

Viral di media sosial Twitter, kabar ini pertama kali diungkap ke publik oleh akun dengan nama @prahoro_, namun setelah viral, cuitan tersebut mendadak menghilang karena sudah dihapus.

Tak lama, pihak manajemen Waroeng SS memberikan penjelasan jika keputusan pemotongan gaji diberlakukan berdasarkan prinsip keadilan.

Menurut manajemen restoran, keputusan pemotongan gaji dilakukan lantaran pemberian BSU tidak tepat sasaran. Disebutkan bahwa seharusnya BSU diberikan kepada karyawan dengan penghasilan di bawah Rp3.5 juta per bulan, tetapi ada supervisor yang mendapat gaji Rp6 juta hingga manajer Rp15 juta yang mendapat BSU.

Surat edaran pemotongan gaji karyawan Waroeng SS (sumber: (Twitter))

Akibatnya, dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan manajemen Waroeng SS pada karyawannya, disebutkan bahwa karyawan yang mendapat BSU akan mengalami pemotongan gaji selama dua bulan, yakni di bulan November dan Desember, masing-masing sebesar Rp300 ribu.

Yang semakin menarik perhatian warganet, dalam surat edaran tersebut dituliskan jika ada karyawan yang keberatan maka dipersilahkan untuk menandatangani surat pengunduran diri atau resign.

Di lain sisi, ramainya kejadian ini ternyata sudah mendapat perhatian dari pihak Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. Merespons kabar yang beredar, Ida mengaku pihaknya sudah melakukan tindak lanjut mengenai kejadian tersebut.

"Harusnya (sudah) ya. Ini sudah kita tindaklanjuti," ujarnya, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (31/10/2022), mengutip Suara.com.

Baca Juga: Karyawan Bengkel di Karawang Melecehkan Mahasiswi di Tempat Kerjanya

Load More