Sukabumi.suara.com – Baru-baru ini di media sosial viral soal laporan yang menyebut mengenai kebijakan tak wajar yang diberlakukan oleh usaha warung makan populer di Indonesia, yang sudah memiliki banyak cabang di sejumlah wilayah, yakni Waroeng Spesial Sambal (SS).
Manajemen Waroeng SS disebut memotong gaji karyawannya yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah. Lumayan besar, nominal gaji yang dipotong kabarnya mencapai Rp300 ribu per orang.
Viral di media sosial Twitter, kabar ini pertama kali diungkap ke publik oleh akun dengan nama @prahoro_, namun setelah viral, cuitan tersebut mendadak menghilang karena sudah dihapus.
Tak lama, pihak manajemen Waroeng SS memberikan penjelasan jika keputusan pemotongan gaji diberlakukan berdasarkan prinsip keadilan.
Menurut manajemen restoran, keputusan pemotongan gaji dilakukan lantaran pemberian BSU tidak tepat sasaran. Disebutkan bahwa seharusnya BSU diberikan kepada karyawan dengan penghasilan di bawah Rp3.5 juta per bulan, tetapi ada supervisor yang mendapat gaji Rp6 juta hingga manajer Rp15 juta yang mendapat BSU.
Akibatnya, dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan manajemen Waroeng SS pada karyawannya, disebutkan bahwa karyawan yang mendapat BSU akan mengalami pemotongan gaji selama dua bulan, yakni di bulan November dan Desember, masing-masing sebesar Rp300 ribu.
Yang semakin menarik perhatian warganet, dalam surat edaran tersebut dituliskan jika ada karyawan yang keberatan maka dipersilahkan untuk menandatangani surat pengunduran diri atau resign.
Di lain sisi, ramainya kejadian ini ternyata sudah mendapat perhatian dari pihak Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. Merespons kabar yang beredar, Ida mengaku pihaknya sudah melakukan tindak lanjut mengenai kejadian tersebut.
"Harusnya (sudah) ya. Ini sudah kita tindaklanjuti," ujarnya, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (31/10/2022), mengutip Suara.com.
Baca Juga: Karyawan Bengkel di Karawang Melecehkan Mahasiswi di Tempat Kerjanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Informasi Resmi dan Proyeksi Formasi Terbaru
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
-
Eks Bos Pertamina Riva Siahaan Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1