Sukabumi.suara.com – Penyelidikan dari tragedi Kanjuruhan masih terus berlanjut. Berbagai pihak terlibat terus menjadi sorotan dari publik, termasuk Ketua Umum (Ketum) PSSI yakni Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.
Menjadi sosok yang dianggap selalu mengundang kontroversi dalam melaksanakan jabatannya sebagai Ketum PSSI, dan dianggap menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam tragedi Kanjuruhan yang menelan korban ratusan jiwa, desakan agar Iwan Bule mundur dari jabatannya tak pernah henti terdengar.
Iwan Bule sendiri sebelumnya pernah merespons tuntutan publik tersebut, dalam pernyataannya ia mengaku tidak akan mundur karena bukan aturan organisasi.
Kembali menegaskan hal tersebut, Iwan Bule baru-baru ini bahkan mengungkap jika dorongan dari publik yang memintanya untuk melepas posisi Ketum PSSI muncul akibat adanya oknum yang memobilisasi.
Hal tersebut ia sampaikan, saat menjadi bintang tamu di podcast kanal YouTube Deddy Corbuzier.
"Ada beberapa kelompok yang sulit diidentifikasi. Masa ada demo besar-besaran minta saya mundur, kalau tak dimobilisasi tak mungkin," ujarnya, dalam konten yang tayang Rabu (2/11/2022).
Lebih lanjut, ia berpendapat jika perihal tindak lanjut penanganan kasus Kanjuruhan, ia saat ini sudah memenuhi tuntutan publik mengenai diadakannya KLB PSSI. Lebih lanjut, ia bahkan meminta siapapun yang ingin mengganti posisi Ketum PSSI setelahnya harap menunggu waktu.
"Saya harap sabar lah, yang mau jadi ketum juga nanti ada waktunya. Jangan dulu nanti akan ada mekanisme KLB, gak usah demo-demo gitu," ujar Iwan Bule.
Baca Juga: Trauma Atas Tragedi Kanjuruhan, Juragan 99 Lepas Posisi Presiden Arema FC
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga