Sukabumi.suara.com - Kasus bully di Indonesia masih menjadi hal yang lumrah, apa lagi jika terjadi di lingkungan sekolah. Umumnya dibeberapa instansi seperti sekolah senior akan bertindak tidak menyenangkan kepada juniornya.
Salah satunya di salah satu SMK yang berada di Cilincing. 4 dari 6 orang siswa SMK di Cilincing, Jakarta Utara telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Cilincing karena menganiaya adik kelasnya di kantin sekolah.
AKP Alex Chandra selaku Kanit Reskrim Polsek Cilincing membenarkan bahwa keempat siswa tersebut sudah dinaikan statusnya sebagai tersangka sejak Rabu (2/11/2022).
“Ditetapkan tersangka dan sudah ditahan untuk 7 hari,” beber Alex saat dihubungi oleh suara.com.
Keempat siswa yang terlibat dalam penganiayaan memiliki perannya masing-masing. Pada FA, FS yang berperan memukuli korban, kemudian AM yang memikul dan melemparkan kursi plastik ke arah korban, dan MS yang menendang tubuh korban.
Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, 2 diantara 4 tersangka masih dalam pencarian polisi. Mereka langsung kabur dari sekolah usai mengetahui akan ada polisi yang datang untuk memeriksa ke sekolah.
“Hingga kini kami masih melakukan pencarian,” ucap Alex.
Meski tersangka sudah ditahan selama 7 hari, pihak kepolisian sedang mengusahakan diversi atau mediasi antara korban dan pelaku.
“Ini kan masih anak-anak, jadi kepentingan terbaik bagi anak. Cuma kita tidak mau mengabaikan prinsip keadilan untuk korban. Kalau keadilan untuk korban sudah terpenuhi, barulah masuk dalam rehabilitasi,” jelasnya.
Baca Juga: Atap Sejumlah Rumah di Kabupaten Sukabumi Rusak Akibat Terpaan Angin Kencang
Pada sebelumnya diberitakan jika seorang siswa SMK dikeroyok oleh kakak kelasnya. Korban yang merupakan siswa kelas 10 dianggap berperilaku tidak sopan.
Saat itu korban AF dan pelaku sedang makan di kantin sekolahnya. Kemudian AF yang berada di sebelah pelaku mengambil ayam dari piring pelaku, kemudian mengembalikannya dan berkata tidak enak dengan nada yang bercanda.
Pelaku yang merasa kesal dengan perilaku adik kelasnya tersebut kemudian menghajar korban. Teman-teman pelaku yang merasa geram dengan tingkah lakunya pun ikut mengeroyok korban.
Akibat serangan tersebut, pelaku mengalami luka di bagian pelipis mata. Dan diketahui dalam pengeroyokan ini 6 orang yang ikut menghajar korban yaitu MS, FA, DL, FR, AM, dan FS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula
-
Salat Idul Fitri Saat Takbir 7 Kali Membaca Apa? Ini Lafal dan Tata Caranya
-
5 Parfum Pria di Alfamart untuk Salat Idulfitri Anti Bau, Ibadah Makin Khusyuk
-
Terpopuler: 7 HP Baru 2026 Paling Murah Lebaran, Cara Pakai AI untuk Ucapan Idulfitri
-
5 Panduan Takbiran di Bali Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
-
Nyepi 2026 Tahun Saka Berapa? Ini Maknanya
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Kalikangkung Jadi Titik Krusial, Kenaikan Kendaraan Capai 3 Ribu per Jam
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya