Sukabumi.suara.com – Sejumlah bencana alam mulai dari longsor, banjir, hingga angin kencang memang masih terjadi di Sukabumi. Kerugian materi kali ini sayangnya juga menimpa para petani di Kabupaten Sukabumi.
Di Kampung Legokpawenang RT 04/06, Desa Babakanpanjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, material tanah longsor menimbun sebanyak enam petak lahan sahwa milik warga sekitar.
Disebutkan jika longsor tersebut berasal dari tanah tanggul saluran irigasi V Cikawung, yang posisinya memang berada di atas sawah.
Bencana tersebut terjadi pada Sabtu (5/11/2022), dengan panjang longsor di kisaran 30 meter dan tinggi 12 meter.
Menurut Nagrak Miky selaku Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun nahasnya, longsor menimpa wilayah sawah yang akan panen dalam kurun waktu kurang lebih tiga mingguan lagi.
“Bencana ini hanya berdampak pada sawah dan saluran irigasi.” jelasnyanya, mengutip Sukabumiupdate.com.
Sebelumnya, di Sukabumi sendiri kerap beberapa kali muncul laporan terjadi longsor di kawasan pemukiman warga. Bahkan, ada yang harus meregang nyawa akibat bencana alam satu ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air