Sukabumi.suara.com – Apple saat ini memang sedang mengandalkan lini ponsel keluaran terbaru mereka, yaitu iPhone 14 series. Hadir dengan empat varian yakni iPhone 14, iPhone 14 Plus, iPhone 14 Pro, dan iPhone 14 Pro Max, sayangnya kedua varian tertinggi dikabarkan sedang langka.
Keluhan mengenai sulitnya mendapatkan iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max rupanya bukan hanya terjadi di Indonesia, namun juga dunia.
Usut punya usut, ternyata penyebabnya adalah penurunan produksi yang dipengaruhi oleh aksi protes dari para buruh pabrik iPhone di Tiongkok, akibat pembatasan Covid-19 yang kembali terjadi di negara tersebut.
Detailnya, disebutkan bahwa banyak karyawan pabrik Foxconn--partner Apple yang tidak bisa bekerja karena lockdown di pabrik yang bermasalah, bahkan kabarnya sebagian besar pekerja memilih untuk kabur.
Akibatnya, jumlah karyawan berkurang dan target produksi iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max tidak tercapai.
Seorang analis populer bernama Ming-Chi Kuo mengatakan, bahwa target pengiriman iPhone dalam waktu dekat akan turun hingga 20 persen untuk jadwal berikutnya. Hal tersebut banyak disayangkan, mengingat biasanya masa libur akhir tahun paling tepat untuk peningkatan penjualan gadget Apple.
Bukan hanya di Indonesia, rupanya kelangkaan ini juga terjadi di negara lain mulai dari negara tetangga seperti Singapura, hingga negara perusahaan Apple sendiri berasal yakni Amerika Serikat. Disebutkan bahwa pengiriman atas pemesanan atau pembelian yang dilakukan secara online saja kemungkinan baru bisa dikirim sekitar 4 minggu lagi atau pada awal tahun 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?