Sukabumi.suara.com - Jangan abaikan tindakan KDRT ( Kekerasan dalam rumah tangga ) karena hal ini akan terus berulang dan sulit untuk dikontrol!
Hal ini terjadi dikarenakan kurangnya kontrol emosi dalam diri dan pemicunya adalah lingkungan sekitar dimana mungkin sang pelaku KDRT ini terlalu kesal karena menahan atau memendam masalah, melihat situasi yang sulit di atur, masalah ekonomi dan lain sebagainya yang dapat memicu emosi.
Sulit untuk seseorang mengkontrol emosinya jika pernah meluapkan emosinya, karena itu jika anda emosi dengan hal-hal sekitar ataupun masalah, jangan pernah memukul atau meluapkan emosi anda pada orang-orang disekitar anda!
Cobalah untuk mengkontrol emosi anda dengan menenangkan pikiran seperti memejamkan mata sambil menarik nafas panjang lalu buang perlahan jangan sampai mengeluarkan suara menghela nafas kencang ataupun gertakan kencang karena hal itu bisa membuat orang-orang disekitar akan memicu emosi sehingga anda akan sulit mengkontrol emosi.
Dinginkan lah pikiran anda dan tenangkan diri lalu mencoba selesaikan masalah yang anda hadapi saat ini dengan kepala dingin dan jangan pernah main tangan pada orang-orang disekitar anda apa lagi melakukan KDRT.
Jika anda ataupun orang disekitar adalah korban KDRT, jangan takut untuk melapor ke pihak berwajib tentang hal ini karena pada hakikatnya manusia tidak boleh dilukai secara mental maupun fisik.
Memaafkan pelaku KDRT itu memang bukanlah tindakan buruk namun tidak ada jaminan sang pelaku tidak akan mengulangi hal itu lagi bahkan bisa menjadi sebuah kebiasaan.
STOP KDRT! Tetaplah hati-hati dan sayangilah diri juga orang-orang disekitar anda.
Baca Juga: Manfaat Memberi Makan Kucing Liar
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman
-
SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia