Sukabumi.suara.com - Pada (10/11/2022) masyarakat dihebohkan dengan penemuan mayat satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat tentang penyebab kematian keluarga tersebut.
Terdapat anggapan bahwa keluarga tersebut ikut dalam sekte atau aliran sesat. Tetapi, hal tersebut dipatahkan oleh hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik dari Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Bhayangkara.
Disebutkan jika keempat keluarga tersebut meninggal dengan waktu yang tidak bersamaan dan karena sakit.
Sang ibu atau Reni Margaretha dijelaskan meninggal karena kanker payudara yang dideritanya, kemudian Rudiyanto tewas akibat penyakit pada saluran pencernaannya.
"Dengan jelas dan yakin kami dapat nyatakan penyebab kematian Bapak Rudiyanto adalah penyakit pada saluran cerna dan Ibu Reni adalah kelainan pada payudara," jelas Ahli Forensik Rumah Sakit Bhayangkara dr. Asri M Pralebda, dikutip dari ANTARA.
Selain itu sang kepala keluarga, yaitu Budyanto diketahui meninggal akibat serangan jantung. Sedangkan Dian, sang anak meninggal akibat gangguan pernapasan.
Selain itu tim forensik juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam jenazah keempat orang tersebut, yang mana hal ini mematahkan dugaan adanya perampokan atau pembunuhan kepada 4 korban.
Kepala Instalasi Forensik RSCM dr. Ade Firmansyah Sugiharto, menyebutkan jika hasil autopsi dari keempatnya menunjukan penyebab dari meninggalnya satu keluarga tersebut.
"Setelah kita lakukan pemeriksaan luar dalam, kita lakukan pemeriksaan penunjang dan akhirnya pemeriksaan histopatologi forensik, dan kami bersyukur bahwa ternyata masih ada petunjuk terkait kelainan pada organ mengarah kepada penyebab kematian," ungkapnya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 11 Desember 2022, Situasi Kacau Bikin Sagittarius Kebingungan
Selain itu Polda Metro Jaya juga mengatakan dalam kasus ini tidak ada unsur pidana, berdasarkan hasil penyelidikan dan juga hasil pemeriksaan forensik tersebut. Selanjutnya pihak kepolisian akan menghentikan proses penyelidikan, yang dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular