/
Selasa, 20 Desember 2022 | 12:40 WIB
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang memakan korban jiwa warga negara asing (kolase foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi & Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki)

Sukabumi.suara.com - Pada Minggu (18/12/2022) proyek kereta cepat Jakarta-Bandung memakan korban jiwa. Diketahui 2 orang meninggal akibat kereta teknis yang digunakan dalam pembangunan tersebut anjlok

2 orang yang meninggal dunia merupakan warga negara asing (WNA) asal China yaitu Chang Shin Shang (40) dan Chang Shin Yung (36). Lalu terdapat 4 orang yang mengalami luka-luka. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan berita kecelakaan kerja tersebut berdasarkan dengan keterangan dari Kapolda Jawa Barat. 

Dari kedua korban yang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka dapat teridentifikasi. Diketahui untuk semua korban dibawa ke RS Santosa Kebon Jati, Bandung untuk mendapatkan perawatan dan penanganan secara lebih lanjut. 

"Inafis sudah mengidentifikasi korbannya itu ada semua korbannya teridentifikasi korban yang meninggal dunia maupun yang luka-luka," ucap Dedi. 

Kecelakaan tersebut terjadi di titik area Cipada, Cikalongwetan, Bandung Barat pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari video yang beredar di dunia maya, terlihat sebuah kereta berwarna hijau berjalan melewati jalur.

Pihak Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) dengan pihak kepolisian hingga saat ini masih mendalami penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. 

"PT KCIC menyampaikan bahwa kejadian tersebut saat ini masih dalam investigasi pihak terkait, termasuk informasi 4 tenaga kerja yang terluka," tulis pernyataan resmi KCIC pada Senin (19/12/2022).

Baca Juga: Pengamat Sebut Endorse Jokowi Bikin Ekektabilitas Ganjar Pranowo Nyungsep

Korban yang mengalami kecelakaan kerja tersebut teridentifikasi semuanya merupakan warga negara asing asal Tiongkok yang merupakan teknisi dari Kontraktor Sinohydro. Adapun diantaranya 2 orang meninggal dunia, 2 orang mengalami luka berat, dan 2 orang lainnya luka ringan. 

Load More