Sukabumi.suara.com - Nikita Mirzani beberapa waktu yang alu sempat dilarikan ke rumah sakit guna memeriksakan kondisi kesehatannya. Berdaarkan hasil pemeriksaan, mantan istri Dipo Latief tersebut didiagnosa mengalami pengeroposan tulang leher hingga membuatnya mengalami sakit kepala yang tak berkesudahan. Kendati demikian pihak kejaksaan memutuskan, Nikita Mirzani harus tetap menjalani masa tahanan di rutan.
Di sisi lain, Fahmi Bachmid selaku pengacara dari Nikita Mirzani membawa kabar yang mencengangkan. Ia menegaskan bahwa klienya ini harus segera menjalani prosedur operasi ataupun sejenia terapi agar kondisi kesehatannya tidak semakin berbahaya.
"Harus segera dioperasi. Kalau tidak bisa dioperasi dalam waktu dekat setidak-tidaknya setelah tgl 29. Tapi dia harus dilakukan sejenis terapi supaya dia tidak semakin berbahaya kondisi kesehatannya," kata Fahmi Bachmid, dikutip dari akun YouTube Intens Investigasi.
Bahkan menurut diagnosa dari dokter, resiko terburuk apabila tidak kunjung jalani prosedur operasi yakni terjadi kelumpuhan.
"Yang terjelek menurut dokter itu adalah dia dalam keadaan lumpuh," ungkap Fahmi Bachmid.
Oleh karenanya, Fahmi meminta para aparat penegak hukum yang menangani kasus ini untuk menghormati keputusan dokter yang menyatakan kondisi kliennya dalam keadaan sakit.
"Siapa yang mau bertanggung jawab, saya tidak mau. Ini urusan kedokteran bukan ranah saya, tolong hormati dokter yang menyatakan Nikita dalam keadaan sakit," imbuhnya.
Lebih lanjut, Fahmi juga beruhar bahwa ibu tiga orang anak ini juga mengidap sakit autoimun
"Rekomendasi dokternya adalah harus dioperasi bahkan ada auto kalau tidak salah tadi. Karena ini kalau tidak dioperasi bahaya yang belakangnya dia, terjadi pergeseran," beeber Fahmi.
Baca Juga: Terancam Kehilangan Pekerjaan karena Aturan Heru Budi Soal Batas Usia, Para PJLP Datangi Balai Kota
Oleh karenanya Fahmi menyebut sangat tidak manusiawi apabila Nikita dipaksa kembali ke rutan dalam kondisi sakit.
"Itu sangat tidak manusia kalau orang dalam keadaan sakit dipaksa kembali ke Rutan," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Penampakan 'Hantu' di Rumah Nikita Mirzani Didominasi Wanita Cantik
-
Pernah Menjanda Selama 10 Tahun, Begini Cara Tak Biasa Kiki Amalia Lampiaskan Hasrat Seks
-
Nikita Mirzani Idap Pengapuran Tulang Leher, Fitri Salhuteru: Banyak Bolong
-
Kondisinya Memprihatinkan, Nikita Mirzani Dipaksa Pulang ke Rutan Padahal Lagi Dirawat di RS
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali