Sukabumi.suara.com - Belakangan ini beredar sebuah video yang menampilkan seseorang tengah bercakap melalui sambungan telefon yang membahas mengenai vonis untuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Banyak dugaan yang menyebut orang tersebut merupakan Hakim Wahyu Iman Santoso yang tengah menangani persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terkait dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J.
Menanggapi banyaknya spekulasi yang muncul di tengah masyarakat yang menimbulkan kegaduhan, Mahfud MD melalui instagram pribadinya mengungkapkan pendapatnya terkait hal tersebut.
Mulanya, Mahfud MD mengungkapkan 2 kemungkinan viralnya video yang diduga Hakim Wahyu Iman Santoso tersebut.
"Pertama itu harus diselidiki. Bisa jadi pelanggaran etik kalau itu benar terjadi. Kedua mungkin juga video itu dipotong-potong dari rangkaian pembicaraan sehingga timbul kesan tertentu," tulisnya.
Akan tetapy, kecurigaannya condong sebagai aksi menteror hakim agar tak berani memvonis berat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Sementara ini saya menduga bahwa video itu merupakan bagian dari upaya untuk menteror hakim agar tak berani memvonis berat. Logikanya biar hakim ragu memvonis sambo karena khawatir vonisnya dinilai sebagai hasil konspirasi karena sama dengan video yang telah viral sebelumnya. Saya juga pernah mengalami hal sama," imbuhnya.
Dugaan kuat Mahfud ini tercetus lantaran ia juga pernah mengalami hal yang serupa kala mengadili perkara Pilkada Gubernur Maluku Utara.
"Waktu jadi ketua MK, saat mengadili perkara Pilkada Gubernur Maluku Utara yang digugat oleh Gafur mengalami teror seperti itu. 3 hari sebelum vonis beredar berita bahwa ketua MK Mahfud MD sudah dipanggil presiden SBY agar gugatan Gafur dikalahkan," ujarnya.
Baca Juga: Nama Capres yang Diusung PDIP Diumumkan di HUT ke-50? Sekjen Partai: Tunggu Momentum Tepat
Secara tidak langsung, menteri kabinet jokowi tersebut meminta kepada Hakim Wahyu Iman Santoso agar tidak takut menjatuhkan vonis hukuman yang setimpal untuk Ferdy Sambo dan kawan-kawan, meskipun vonis hukuman tersebut termasuk berat.
"Saya tahu itu teror agar saya tak berani mengalahkan Gafur. Tetapi saya tak perduli. Gafur tetap kalah di MK. Wong saya tak pernah bicara apa dengan Presiden SBY kok saya dituduh bersekongkol dengan SBY," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Umbar Foto Brigadir J di Klub Malam, Febri Diansyah Kicep Saat Ditanya Martin Lukas: Emang Situ Enggak Pernah?
-
Disebut Secara Blak-blakan Ngawur dan Bodoh oleh Mahfud MD, Ini Respon Telak Rizal Ramli
-
Cek Fakta: Benarkah Bharada E Datangkan Tersangka Kopi Sianida Jessica ke Sidang Kasus Brigadir J?
-
Ibu Yosua Ungkap Firasat Jelang Hari Eksekusi, Bongkar Janji Terakhir Anaknya Sebelum Dibantai Sambo
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar