Sukabumi.suara.com - Warganet di media sosial khususnya kalangan pencinta lingkungan kembali dibuat emosi dengan kelompok motor yang berulah.
Kali ini, kelompok yang dimaksud adalah komunitas motor trail yang melakukan acara di kawasan Ranca Upas, Bandung.
Padahal, kawasan tersebut merupakan habitat rusa dan telah dikembangkan susah payah oleh warga lokal dengan menanam jenis tanaman bunga langka yakni bunga Edelweis Rawa.
Di media sosial TikTok, viral sebuah video milik seorang pria yang diyakini merupakan orang yang sudah menanam bunga langka dan merawat kawasan ranca upas.
Dalam video tersebut, nampak area tanah rawa dengan rerumputan sisa bunga edelweis yang dimaksud nampak hancur.
"Liat nih seperti ini, hancur gak? Liat sama mata anda. Lokasi ini meskipun banyak rumput biar anda paham, udah saya tanam lagi saya kembangbiakkan di sini bunga rawa, bunga ini di dunia hanya ada di dua tempat, paham gak kalian? ujarnya sambil menahan emosi
"Lihat nih kalau gak percaya, hancur! Tumbuh lagi gak? Susah! menghijaukan lokasi ini juga kapan mau hijau lagi? Lama, butuh waktu!" ujarnya lagi.
Viral di lintas jagat maya seperi instagram dan Twitter, warganet sontak beramai-ramai menuangkan kekesalan dan menghujat komunitas motor trail yang dimaksud termasuk panitia penyelenggara acara.
"itu salah satu bunga yang di lestarikan bunga rawa / edelws karena langka" ujar @soemini
Baca Juga: Heboh NCT Dream Salim Sama Pak Muh, Netizen: Kpop 2023 Makin Aneh
"Ini bukan masalah uang tapi Masalah kehidupan dan melestarikan bunga itu Lama tumbuhnya" ujar Arjuno
"aku pengendara motor trail juga, tp bukan masuk2 komunitas. krn sadar banget komunitas motor trail tuh sampah betul" ujar warganet @kebohejoreborn
"Apakah hobinya anak trail itu memang merusak alam? Geber-geber knalpot di jalan pedesaan pinggir sawah dll?" ujar @andiandinora_
Sementara itu hingga saat ini, baik komunitas dan panitia penyelenggara event trail belum memberikan klarifikasi atau permintaan maaf.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
KRD Tabrak CommuterLine di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Luka-luka
-
Syifa Hadju Dituduh Tiru Konsep Pernikahan Alyssa Daguise, Kesha Ratuliu Semprot Netizen: Norak!
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget