Sukabumi.suara.com - Pemerintah Israel sebetulnya ragu untuk memberi dukungan kepada Ukraina dengan senjata-senjata canggihnya, namun perusahaan pertahanan di Negara Yahudi itu ingin menangkap peluang menjual senjata ke Eropa.
Pasalnya, negara-negara di Eropa sudah menguras persenjatannya untuk disumbangkan ke Kyiv.
Serangan Rusia ke Ukraina bikin belanja persenjataan untuk pertahanan di negara-negara Eropa meningkat drastis.
Negara barat juga berusaha untuk menyeimbangkan kebutuhan dalam membantu Ukraina dengan memasok amunisi mereka sendiri dan membeli sistem baru untuk menghadapi konflik di masa yang akan datang.
Tiga kontraktor pertahanan besar Israel, yakni Rafael Advanced Defence Systems, Israel Aerospace Industries, dan Elbit Systems bisa untung besar jika menjual senjata ke Eropa.
Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa pada pertengahan April 2023 pihak Jerman sedang negosiasi lanjutan untuk mengakuisisi pertahanan udara Arrow 3 buatan Israel.
Kemudian, Finlandia juga sudah mendapat sistem pertahanan rudal David's Sling, sedangkan Yunani mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi rudan dan drone Spike.
Niv Cohen, pemimpin bisnis sistem manuver darat Rafael, mengatakan bahwa perang di Ukraina telah menekankan kebutuhan akan peralatan perang darat secara khusus.
"Konflik tersebut menyoroti prinsip-prinsip manuver darat dan mempertahankan wilayah yang ditaklukkan selama pertempuran," kata Niv Cohen.
Dia lalu menambahkan,"Pemahaman persyaratan operasional ini telah menyebabkan negara-negara di Eropa dan di seluruh dunia mengembangkan rencana serius untuk pembelian dan pengadaan kendaraan tempur, terutama tank."
CEO Israel Aerospace Industries (IAI) Boaz Levy juga menunjual rudal Barak buatan perusahannya berhasil masuk pasar Eropa, termasuk radar dan amunini berkeliaran.
Republik Ceko, Slovakia, dan Hongaria pun telah memperoleh radar yang digunakan dengan sistem pertahanan udara Iron Dome Israel.
Elta, anak perusahaan AIA, memproduksi radar tersebut.
Boaz Levy ingin membawa perusahaannya bermain di pasar Eropa dengan menghubungkan peralatan di wilayah peperangan udara, luar angkasa, darat, dan laut. (Defence News)
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi
-
Efek Adu Banteng, Kecelakaan 4 Kendaraan di Sukalarang Sukabumi
-
Prabu Mahardika D Pemuda Sukabumi Siap Maju Sebagai Ketua GMNI Bandung
-
Pria Sukabumi Pelaku Korban Begal Palsu, Uang Istri di pakai Berfoya-foya Bareng Selingkuhan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Seruan Dasco di HUT ke-18 Partai Gerindra: Misi Kita 'Wong Cilik Iso Gemuyu'
-
1.400 Pengusaha Horeka di Bali Terancam Penjara
-
Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman di Tengah Lonjakan Permintaan
-
Barang KW Masuk Indonesia Gegara Kasus Suap Bea Cukai, KPK Sebut Bisa Rugikan Ekonomi Nasional
-
Holding Statement Pegadaian Soal Ketersediaan dan Cetak Emas Fisik
-
Profil Samuel Lee, Peserta Single's Inferno 5 yang Isu Perselingkuhannya Bikin Heboh
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia vs Iran Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
KPK Ungkap Ada Kode pada Amplop Berisi Uang yang Akan Dibagikan pada Kasus Bea Cukai
-
Skema Pembelajaran di Sekolah Selama Ramadan 2026