sukabumi.suara.com - Kereta Pangrango adalah salah satu layanan kereta api yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang menghubungkan Stasiun Jakarta Kota dengan Stasiun Bogor. Kereta ini diresmikan pada tanggal 1 September 1992 dan merupakan salah satu kereta api komuter yang populer di Jabodetabek.
Sejarah Kereta Pangrango dimulai pada tahun 1992 ketika PT Kereta Api mengoperasikan kereta api komuter baru yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Kereta ini dinamakan "Pangrango" mengambil nama dari Gunung Pangrango yang terletak di daerah Bogor.
Kereta Pangrango awalnya dioperasikan menggunakan rangkaian kereta penumpang kelas ekonomi, namun seiring waktu, PT Kereta Api meningkatkan pelayanan dengan memperkenalkan kereta api kelas bisnis dan eksekutif. Kereta Pangrango menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat yang ingin bepergian antara Jakarta dan Bogor karena kenyamanan dan keandalannya.
Pada tahun 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkenalkan kereta api komuter dengan sistem listrik pada jalur Bogor. Kereta ini menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi dan diberi nama "Kereta Commuter Line" atau "KRL". Dengan adanya KRL, perjalanan antara Jakarta dan Bogor menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sejak itu, Kereta Pangrango tetap beroperasi dengan jadwal yang teratur dan menjadi salah satu moda transportasi yang penting dalam mengatasi masalah kemacetan di wilayah Jabodetabek. Kereta ini menjadi pilihan favorit bagi para penduduk Jakarta yang tinggal atau bekerja di Bogor, serta bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Bogor.
Demikianlah sejarah singkat mengenai Kereta Pangrango, sebuah layanan kereta api yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Kereta ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memfasilitasi perjalanan antar kota di wilayah Jabodetabek.
Penulis Windu Sugianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar