- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup naik 0,02 persen ke level 6.039 di Bursa Efek Indonesia pada 14 Juli 2026.
- Kenaikan indeks sempat tertahan akibat tekanan jual pada sektor perbankan meskipun nilai transaksi mencapai Rp16,30 triliun hari ini.
- Pasar kini menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat di tengah kekhawatiran kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghijau hingga akhir sesi perdagangan, Selasa, 14 Juli 2026. IHSG ditutup naik 1,67 poin atau 0,02 persen ke level 6.039
Mengutip data Phintraco Sekuritas, sepanjang perdagangan, IHSG dibuka di level 6.058, sempat menyentuh level tertinggi 6.095, sebelum akhirnya ditutup di atas level psikologis 6.000. Adapun level terendah IHSG pada perdagangan hari ini berada di 6.003.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp16,30 triliun dengan volume perdagangan 27,79 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2.669.832 kali.
Phintraco Sekuritas menilai IHSG sebenarnya sempat mencatatkan kenaikan hampir 1 persen pada perdagangan hari ini. Namun, tekanan jual pada saham-saham sektor perbankan membuat penguatan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga penutupan.
Dari eksternal, pelaku pasar kini menantikan rilis data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat periode Juni 2026 yang diperkirakan melandai menjadi 6,2 persen secara tahunan (year on year/YoY) dari 6,5 persen pada Mei 2026.
Meski demikian, meningkatnya kembali eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran telah mendorong kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut dikhawatirkan meningkatkan tekanan biaya produksi dan berpotensi membatasi penurunan inflasi.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai pembentukan histogram positif MACD masih berlanjut, sementara indikator Stochastic RSI telah berada di area overbought.
"Dari sisi teknikal, pembentukan histogram positif MACD masih berlanjut, sementara indikator stochastic RSI berada pada overbought area. Sehingga IHSG berpeluang konsolidasi direntang level 5.950-6.125 pada perdagangan Rabu," tulis Phintraco Sekuritas.
Data Perdagangan IHSG
Baca Juga: Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham
- IHSG: 6.039,521 (+1,67 poin atau +0,02 persen)
- Pembukaan: 6.058
- Tertinggi: 6.095
- Terendah: 6.003
- Nilai transaksi: Rp16,30 triliun
- Volume: 27,79 miliar saham
- Frekuensi: 2.66 juta kali
Saham Top Value
- TPIA
- BBCA
- BMRI
Saham Top Volume
- BUMI
- BIPI
- RANS
Saham Top Gainers LQ45
- WIFI (+9,58 persen)
- UNTR (+6,18 persen)
- MEDC (+5,49 persen)
Saham Top Losers LQ45
- BRPT (-3,43 persen)
- PGEO (-3,35 persen)
- AMMN (-3,17 persen)
Saham Top Gainers Jakarta Islamic Index (JII)
- ENRG (+16,33 persen)
- WIFI (+9,58 persen)
- BRMS (+8,49 persen)
Saham Top Losers Jakarta Islamic Index (JII)
- PGAS (-2,61 persen)
- JPFA (-1,46 persen)
- BRIS (-0,86 persen)
Sektor Penguatan
- IDX Energy (+1,51 persen)
- IDX Cyclicals (+1,43 persen)
- IDX Healthcare (+1,30 persen)
Sektor Pelemahan
- IDX Finance (-1,67 persen)
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham
-
Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings
-
Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja
-
Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara
-
Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM
-
Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar
-
Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia