/
Senin, 26 Juni 2023 | 14:09 WIB
foto papan tulis (Windu Sugianto)

Bahasa Indonesia tidak hanya mencakup kata-kata asli melainkan juga memuat kata serapan bahasa asing. Menurut KBBI kata serapan adalah kata hasil dari integrasi dari bahasa lain (bahasa Asing) ke dalam bahasa Indonesia. Bahasa asing itu dari basaha melayu, bahsa inggris, bahasa persia, bahasa arab dan lain-lain. Kenapa kita harus menyerap bahasa asing apakah bahasa Indonesia kita kekurangan kata jawabanya tentu saja tidak. Justru dengan adanya kata serapan ini bahasa indonesia semakin kaya akan bahasa, bahasa Indonesia semakin beragam kosa kotanya dan juga semakin berkembang.

Beberapa contoh kata serapan:

Kantor (dari bahasa Belanda: kantoor)
Sekolah (dari bahasa Belanda: school)
Meja (dari bahasa Belanda: tafel)
Rumah (dari bahasa Inggris: home)
Komputer (dari bahasa Inggris: computer)
Televisi (dari bahasa Inggris: television)
Polisi (dari bahasa Belanda: politie)
Dokter (dari bahasa Belanda: dokter)
Sabun (dari bahasa Arab: bn)
Masjid (dari bahasa Arab: masjid)
Proses penyerapan kata atau peminjaman kata dalam bahasa terjadi ketika suatu bahasa mengadopsi kata atau istilah dari bahasa lain. Proses ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti hubungan budaya, kolonialisasi, perdagangan, atau pengaruh media.

Ada tiga proses dalam penyerapan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia:

Adopsi (Adoption): Adopsi terjadi ketika kata atau istilah dari bahasa asing diterima dan digunakan secara langsung tanpa mengalami perubahan signifikan dalam bentuk, pengucapan, atau makna. Dalam adopsi, kata tersebut diadopsi atau diterima dalam bahasa penerima sebagaimana adanya. Contohnya adalah:
a.       Bank

b.       Supermarket

c.       Mall

d.       Film

e.       plaza

Baca Juga: Stres Menimbulkan Beberapa penyakit

Adaptasi (Adaptation): Adaptasi terjadi ketika kata atau istilah dari bahasa asing mengalami penyesuaian dalam hal pengucapan, bentuk, atau struktur morfologi untuk disesuaikan dengan sistem bunyi atau tata bahasa bahasa penerima. Hal ini dilakukan agar kata tersebut dapat lebih mudah diucapkan atau cocok dengan aturan morfologis bahasa penerima. Beberapa contohnya adalah kata:
a.       Ambulance menjadi ambulans

b.       Cubic menjadi kubik

c.       Central menjadi sentral

d.       Qa’idah menjadi kaidah

e.       Apotheek menjadi apotek

Terjemahan (Translation): Terjemahan terjadi ketika kata atau istilah dari bahasa asing diterjemahkan ke dalam bahasa penerima dengan mengganti kata tersebut dengan kata-kata setara atau dengan merujuk pada makna yang serupa. Terjemahan dapat dilakukan secara harfiah atau dengan penyesuaian untuk mencerminkan struktur tata bahasa dan kebiasaan bahasa penerima. Beberapa contohnya adalah:
a.       Bahasa Inggris try out menjadi uji coba

b.       Bahasa Inggris download menjadi unduh

c.       Bahasa Inggris spare part berarti suku cadang

Penting untuk dicatat bahwa dalam proses penyerapan kata, adopsi, adaptasi, dan terjemahan dapat saling berdampingan dan dapat bervariasi tergantung pada kata dan bahasa yang terlibat. Beberapa kata dapat diadopsi secara langsung, sementara yang lain mungkin mengalami adaptasi atau diterjemahkan agar sesuai dengan bahasa penerima

Penulis

Windu Sugianto

sumber: EYD

Load More