Sukabumi.suara.com - Saipul Jamil mengungkapkan keluh kesahnya, karena banyak mendapatkan penolakan untuk tampil kembali di dunia pertelevisian karena sempat tersangkut kasus pelecehan anak beberapa tahun yang lalu.
Mantan suami Dewi Perssik ini mengaku tidak mendapatkan hak yang sama dan mendapatkan perlakuan diskriminasi dengan artis-artis yang juga memiliki skandal.
Pria yang pernah mendekam di tahanan ini menegaskan, dirinya dipakai atau tidak oleh TV itu tidak masalah, yang ia permasalahkan adalah dirinya seperti mendapatkan perlakuan yang berbeda.
" Saya seperti bukan warga negara Indonesia yang nggak diberikan haknya. Saya hanya ingin mendapatkan keadilan dari publik," tutur pedandut 42 tahun itu dikutip dari kanal YouTube Bortivi, Minggu (16/7/2023).
"Kalau saya masalah dipakai TV, engga dipakai TV, engga apa-apa. Cuma saya please jangan difitnah gitu. Saya ngga suka, " tegasnya.
Saat ini ia seolah sedang dibangkrutkan dan dianaktirikan, yang tidak mendapat perlakuan yang sama seperti para artis berskandal lainnya.
"Saya merasa nggak dapat keadilan lho. Dengan kasus yang sama dengan profesi yang sama, tapi saya kok seperti dianaktirikan. Artinya saya nggak mendapat keadilan. Sedangkan, negara kita negara Pancasila," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Jatuh dari Meja Pingpong saat Jadi Host Pagi-Pagi Abyar Viral, Warganet: Karma Ngomong Dibanting
-
Perang Saling Sindir Terus Berlajut, Kini Dewi Perssik Beri Sindiran Menohok, Diduga Ditujukan kepada Rizky Billar: Aku Bukan Kucing Kalibata....
-
Diingatkan Masih Punya Ayah, Lolly Ngegas: Kalo Nggak Pernah....
-
PT Hitakara Minta MA Tindaklanjuti Putusan PKPU Beraroma Suap
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah