/
Rabu, 26 Juli 2023 | 18:40 WIB
rujak kuah pindang (instagram.com/shrnfood)

Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang menyimpan banyak destinasi wisata alam dan budaya.

Selain menyuguhkan tempat wisata, Bali juga terkenal akan kulinernya, seperti ayam betutu, nasi jinggo, hingga sate lilit.

Maka tak heran, jika pulau yang dijuluki sebagai Pulau Seribu Pura ini selalu ramai dikunjungi oleh pelancong, baik domestik maupun mancanegara.

Namun, berlibur ke Bali belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi satu kuliner legendaris khas Bali, yaitu rujak kuah pindang.

Apa itu rujak kuah pindang?

Rujak kuah pindang adalah rujak khas Bali yang isinya irisan buah-buahan kemudian disiram dengan kuah pindang.

Adapun buah-buahan yang digunakan adalah jambu, bengkuang, pepaya, mangga, nanas, kedondong, belimbing, dan timun.

Sementara untuk kuahnya adalah hasil rebusan ikan pindang yang diberi bumbu serta rempah seperti garam, gula, terasi, dan jeruk nipis.

Secara tampilan, rujak kuah pindang hampir sama dengan rujak buah pada umumnya. Hanya saja, berbeda dari segi bumbu dan kuah.

Baca Juga: Bukan Makanan Mahal, Ternyata Ini Makanan Kesukaan Nagita Slavina yang Bikin Warganet Terheran-heran

Kuah yang gurih dicampur buah-buahan segar membuat rujak kuah pindang menjadi santapan dengan citarasa yang khas.

Tidak sulit untuk menemukan rujak kuah pindang di Bali. Hampir setiap daerah di Pulau Dewata selalu ada penjual rujak kuah pindang yang harganya bervarian, sekitar Rp5.000 sampai Rp10.000 rupiah per satu porsi.

Bahkan, bagi sebagian besar pedagang, rujak kuah pindang dianggap sebagai menu paling laris daripada jenis rujak lainnya, seperti rujak bulung, rujak boni, dan sebagainya.

Jadi, untuk yang akan berlibur ke Bali, jangan lupa mencicipi rujak legendaris yang satu ini, ya!

Load More