Sukabumi.suara.com - Anak-anak Indonesia hingga saat ini cukup serius menghadapi berbagai permasalahan di ranah digital, terutama dengan semakin meluasnya penggunaan teknologi dan internet di masyarakat.
Pada periode 2017-2019, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melaporkan bahwa sekira ada 1.940 kasus pengaduan anak atas pornografi dan kejahatan siber.
Yang mencengangkan, 426 kasus di antaranya adalah laporan atas anak sebagai korban porno grafi di media sosial. Bahkan 316 kasus menyebut anak sebagai pemilik atau penyebar media pornografi.
Jika ditelusur lebih jauh, beberapa permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak Indonesia dalam ranah digital antara lain:
1. Keamanan dan privasi
Anak-anak sering kali tidak menyadari risiko yang terkait dengan berbagi informasi pribadi dan foto di platform digital. Hal ini dapat mengakibatkan eksploitasi dan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
2. Konten yang tidak sesuai
Anak-anak bisa terpapar oleh konten yang tidak sesuai untuk usia mereka di internet, termasuk konten kekerasan, pornografi, dan kebencian. Hal ini dapat berdampak negatif pada perkembangan emosi dan sosial mereka.
3. Perundungan atau Cyberbullying
Baca Juga: Penampilan Sang Anak Dianggap Terlalu Dewasa, Nia Ramadhani: Biarin Aja
Anak-anak dapat menjadi korban atau pelaku tindakan perundungan (bullying) di dunia maya. Cyberbullying dapat menyebabkan trauma psikologis dan mengganggu kesehatan mental anak-anak.
4. Kecanduan media sosial dan game online
Anak-anak dapat mengalami kecanduan dalam menggunakan media sosial dan bermain game online, yang dapat mengganggu pola tidur, produktivitas, dan kesehatan mental mereka.
5. Penggunaan yang tidak bijaksana
Anak-anak seringkali kurang memiliki pengetahuan tentang etika digital dan akibat dari tindakan mereka di dunia maya. Mereka dapat melakukan perilaku online yang tidak baik tanpa menyadari konsekuensinya.
6. Overexposure pada teknologi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA