Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, memberikan pernyataan mengejutkan menjelang pertandingan melawan Persis Solo di pekan ke-12 BRI Liga 1 Indonesia. Meskipun PSIS Semarang saat ini unggul dalam klasemen, Agius tetap meminta timnya untuk mewaspadai Persis Solo.
Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Agius mengungkapkan kekhawatirannya akan kekuatan Persis Solo, terutama saat bermain di kandang sendiri. "Kami persiapan cukup baik. Siap untuk pertandingan yang sulit, Persis adalah tim yang sangat baik, terutama saat di laga kandang," ungkap Gilbert.
Lebih lanjut, Agius menambahkan, "Persis sangat kuat, agresif juga punya pemain dan pelatih yang bagus. Sekali lagi ini pertandingan yang sulit, namun kami sudah mempersiapkan dengan cukup bagus."
Mengenai atmosfer pertandingan yang dikenal sebagai Derby Jawa Tengah, Gilbert menyadari betul suasana yang akan tercipta. Namun, pelatih asal Malta ini yakin timnya tak akan gentar. "Semua laga pasti tensi tinggi. Pasti tidak mudah karena Persis tim bagus, namun kami sudah mempersiapkan diri seperti lawan Selangor," pungkasnya.
Dalam catatan pertemuan terakhir, baik PSIS Semarang maupun Persis Solo sama-sama belum bisa meraih kemenangan penuh. Kedua tim bermain imbang 1-1 di Semarang dan 0-0 di Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana