Terpilihnya Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI sesuai dengan harapan analis militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie.
Menurut Connie, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memenuhi janji politiknya ketika menunjuk Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI.
Janji politik Jokowi itu menurut Connie adalah mewujudkan poros maritim dunia dan Nawacita. Di dalam Nawacita, kata Connie, Jokowi berjanji membangun kekuatan pertahanan di dua samudera.
"Bayangkan selama 8 tahun, tidak pernah Panglima dari Angkatan Laut, memang mau tidak mau walau ada perjuangan mati-matian dari angkatan lain ga gua sebut ya warnanya, tetaplah Pak Yudo Margono," ujar Connie dikutip dari Youtube R66 Newlitics.
Jika memang nanti DPR setuju Yudo Margono menjadi Panglima TNI, maka Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ini akan menjabat orang nomor satu di TNI kurang dari setahun.
Walau begitu, kata Connie, waktu yang singkat itu cukup bagi Yudo Margono untuk membuat roadmap atau cetak biru pertahanan Indonesia.
Setidaknya ada tiga hal yang harus dilakukan dalam membangun kekuatan pertahanan di antaranya seperti proyek kekuatan dan aset.
Untuk proyek kekuatan misalnya, Connie mengatakan, Yudo harus membuat cetak biru kekuatan di area brown water, green water dan blue water.
"Power projectionnya bagaimana membangun kekuatan brown water 200 nautical mile ke dalam, green water 200 nautical mile hingga batas negara kawasan misal mau ASEAN, BRICS dan laut biru betul-betul di dua samudera," papar Connie.
Baca Juga: Niat Sholat Hajat 2 dan 4 Rakaat Beserta Panduan Tata Cara dan Doa
Dan satu lagi yang menjadi harapan Connie terhadap Yudo Margono ketika dilantik menjadi Panglima TNI adalah melakukan terobosan mengganti nama TNI.
Connie mengusulkan nama TNI diganti menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) yang pernah digunakan di era Presiden Sukarno.
"Kalau saya sih malah berharap satu terobosan yang dilakukan Panglima Yudo nanti TNI ganti lagi nama jadi Angkatan Perang Republik Indonesia exactly seperti Bung Karno jadi Angkatan Perang bukan tentara nasional," tuturnya.
"Jadi Kementerian Pertahanan dirubah menjadi?" tanya Mardigu ke Connie. }Nanti kita ngobrol lagi sama Pak Prabowo ya," jawab Connie.
"Kementerian Peperangan. It's ok bener," kata Mardigu.
Berita Terkait
-
Seorang Istri Prajurit TNI Mengaku Alami KDRT, Suaminya Kerap Bergonta-ganti Hubungan dengan LC
-
Tak Setuju Ada Fit And Proper Test Calon Panglima TNI, Rocky Gerung: Itu Merendahkan!
-
Bakal Digelar Seharian Penuh, DPR Pastikan Fit And Proper Test Calon Panglima TNI Yudo Margono Dilakukan Besok
-
Sejarah Hari Ini: Mengenal Tupolev TU-2, Pesawat Bomber Indonesia yang Terlupakan
-
Keputusan Jokowi Calonkan Yudo Margono Menjadi Panglima TNI Dapat Apresiasi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare