/
Kamis, 01 Desember 2022 | 18:13 WIB
Ilustrasi pil. Pil Yoba (Pixabay)

Peredaran narkoba terus menjadi perhatian di Sumatera Selatan (Sumsel). Belum lama ini, polisi berhasil membongkar sindikat peredaran narkoba jenis baru yang bernama 'Yaba'.

Polisi pun berhasil mengamankan ribuat pil yang merupakan golongan I. Berikut 5 fakta 'Yaba' yang merupakan narkoba jenis baru yang baru beredar di Sumsel.

1. Yaba diedarkan oleh tiga orang pelaku

 Sindikat peredaran narkoba di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali terungkap. Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil menggagalkan peredaran narkoba dengan menangkap tiga orang pelaku.

Diketahui jika ketiga orang pelaku ini mengedarkan pil narkoba jenis baru berwarna merah dengan logo WY yang dikenal bernama 'Yaba'.

Tiga tersangka yang ditangkap personel Ditresnarkoba Polda Sumsel, dua di antaranya Hermansyah alias Maman (58) dan Jumani (58) ditangkap di Rajabasa Kota Bandar Lampung.

Sedangkan satu orang tersangka, Indra Lesmana (40) warga Palembang, diringkus di Jalan Silaberanti, Lorong Khadijah, Silaberanti, Jakabaring Palembang.

2. Yama dikemas di plastik bening

Diketahui pula, Yaba ini dikemas dalam 53 bungkus plastik bening. Peredaran narkoba jenis YABA itu, berawal dari pengembangan pengungakpan peredaran  sabu-sabu seberat 201,9 gram.

Baca Juga: Gagal Lolos Piala Dunia 2022, Pelatih Timnas Meksiko Terpaksa Akhiri Kontrak

Petugas terpaksa memberi tindakan tegas dan terukur akibat mencoba melawan petugas saat diringkus petugas.

“Pelaku yang diamankan diduga merupakan jaringan internasional, terutama Asia Tenggara, karena YABA paling banyak beredar itu di Thailand,” kata Kapolda Sumsel Irjen A. Rachmad Wibowo didampingi Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel Kombes Heru Agung Nugroho.

3. Pengaruh lebih keras dari sabu

Kapolda Sumsel menjelaskan YABA merupakan Narkoba dari golongan satu, dengan kandungan metamfetamine dan kafein memiliki pengaruh lebih keras dibanding sabu-sabu.

4. Dijual seharga satu juta perbutir

Tiga tersangka ini mendapatkan YABA dari pemasok asal Pekanbaru dengan harga perbutir 600 ribu rupiah dan lalu dijual kembali dengan harga 800 ribu sampai satu juta rupiah.

5.  Yaba baru dikenal di Sumsel

Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, efek yang ditimbulkan dari penggunaan YABA serupa dengan sabu-sabu namun lebih keras lagi.

Load More