Suara Sumatera - Cerita tentang pasangan calon pengantin yang gagal nikah gegara pihak mempelai wanita meminta mahar sertifikat rumah bikin heboh.
Saking viralnya di media sosial, pihak mempelai lelaki diundang salah satu televisi swasta untuk menceritakan kronologinya.
Di lain hal, pihak perempuan juga memberikan klarifikasi melalui akun TikTok-nya @kayeeesss_. Hal itu lantaran si perempuan dituding matre oleh netizen.
Menurut perempuan bernama Yessi itu, hak masing-masing orang untuk percaya bahwa alasan ia gagal menikah adalah karena minta sertifikat rumah.
"Mau gara-gara sertifikat atau bukan, ada juga yang mengalami gagal nikah seperti saya," kata Yessi dikutip dari Mamagini.suara.com, Senin (5/12/2022).
"Jadi pada dasarnya bukan karena masalah sertifikat itu," ungkapnya.
Yessi menonaktifkan komentar di video yang diunggahnya di TikTok itu. Belakangan, video klarifikasi tersebut sudah tak bisa lagi ditemukan di linimasanya.
Terbaru, akun Instagram @lambe_danu_official99 mengunggah sosok Yessi yang berstatus sebagai mahasiswa di sebuah sekolah tinggi di Karawang.
Dengan caption "duta sertifikat rumah", akun gosip tersebut mengunggah foto Yessi berbaju kuning yang saat itu menjadi Grand Finalis Miss Muslimah Karawang.
Baca Juga: Dukung Pinkan Mambo Kawin dengan Vicky Prasetyo, Netizen: Sama-sama Dodol!
Akun itu juga membagikan foto Yessi saat memakai seragam SMA. Unggahan tersebut pun langsung diserbu dengan komentar netizen.
"Yang bikin sebel pake dibikin konten menjelekkan pihak cowoknya yang katanya menikah sama orang lain dan ninggalin dia! Eh ga taunya memang dari dianya aja yang problematik minta sertifikat rumah H-2 pernikahan cuma buat dibikin konten tiktok paling juga biar fyp," tulis salah satu warganet.
"Dia kebanyakan liat video Tiktok yang semua uang suami harus dikasih istri, semua aset suami atas nama istri," kata netizen lainnya.
Sementara itu, calon pengantin prianya, Rian Destiana alias Ryan Dono didampingi ibunya, mengaku tidak sakit hati.
"Di hati kecil saya sayang, saya sayang. Nggak ada dendam walaupun dia mau menghina saya diem, sabar," kata Ryan Dono, mengutip dari kanal Youtube Trans Tv Official, Minggu (4/12/2022).
Ryan Dono tidak menyimpan dendam kepada Yessy. Bahkan ia berpesan, agar dirinya tidak dianggap sebagai musuh.
"Walaupun Yessy sudah sudah mempermalukan saya maupun keluarga saya, tapi saya tidak ada dendam sekecil apapun, tidak ada dendam sedikitpun," katanya.
"Ketemu di jalan, dimanapun jangan merasa saya musuh," lanjutnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026