Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menduduki posisi teratas capaian kepuasan publik terhadap kinerja menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Di tempat kedua ditempati Menteri BUMN Erick Thohir; yang ketiga adalah Menteri Pariwisata (dan Ekonomi Kreatif) Sandiaga Uno dan lain-lainnya.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju ini berdasarkan hasil survei Lembaga survei Poltracking.
Prabowo Subianto menduduki posisi teratas dengan capaian kepuasan responden sebesar 61,4 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda mengatakan pihaknya tidak memberikan pilihan secara peringkat kepada responden, melainkan memberikan pertanyaan satu per satu terkait kinerja menteri di kabinet. Hasilnya, Prabowo Subianto menduduki posisi teratas sebagai menhan.
Kemudian, Hanta menambahkan sebesar 59,4 persen publik puas dengan kinerja Erick Thohir; sedangkan 57,7 persen puas dengan kinerja Sandiaga Uno dan 53,4 persen publik puas terhadap kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Selain itu, sebanyak 56,9 persen responden menyatakan kepuasan terhadap kinerja Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa; sementara 51,1 persen responden puas terhadap kinerja Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin dan 49,4 persen menyatakan puas dengan kinerja Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Survei tersebut juga menunjukkan sebesar 49,4 responden mengaku puas terhadap kinerja Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono dan 49,2 persen responden puas dengan kinerja Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko.
Poltracking menggelar survei pada 21-27 November 2022 dengan total 1.220 responden. Metode pengambilan sampel survei dilakukan secara acak atau multistage random sampling.
Baca Juga: Jelang 8 Besar Piala Dunia 2022, Mateo Kovacic Ungkapkan 2 Kunci untuk Bungkam Permainan Brasil
"Responden diwawancara secara tatap muka langsung. Adapun margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Lantik Muhammad Musa'ad Jadi Pj Gubernur Papua Barat Daya, Mendagri Tito Karnavian Sampaikan Pesan Ini
-
Deddy Corbuzier Diberi Pangkat Letkol oleh Prabowo: Wih Bisa Pakai Plat TNI
-
Bicara Soal Pilpres, Sandiaga Uno: Saya Siap Bila Diamanahi untuk Berjuang Lagi
-
Komunikasi Politik Anies Baswedan Dinilai Kurang Baik, Ini Alasannya
-
Blunder? Admin Partai Gerindra 'Dirujak', Gara-gara Bawa Prabowo ketika Ditanya Dana Parpol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan