/
Senin, 12 Desember 2022 | 18:34 WIB
Bupati Meranti Muhamad Adil. (Batamnews)

Suara Sumatera - Baru-baru ini nama Bupati Meranti Muhammad Adil menjadi sorotan. Pasalnya, Adil menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berisi iblis atau setan.

Dirinya menyampaikan protes terkait masalah pembagian dana bagi hasil (DBH) kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dirinya menilai jumlah penerimaan DBH tidak sesuai.

Hal itu disampaikan Adil pada rapat koordinasi Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah se-Indonesia di Pekanbaru, Kamis (8/12/2022).

Terlepas dari hal itu, sebagai pejabat negara Adil diwajibkan melaporkan harta kekayaannya.  Melansir dari Suara.com, Selasa (12/12/2022), Adil diketahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp 4,78 miliar. 

Hal ini diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Laporan itu disampaikan pada Maret 2022 untuk periodik 2021.

Harta kekayaan Adil sebagian besar terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 4,36 miliar.  Dirinya diketahui memiliki 74 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kab/Kota Kepulauan Meranti, Kab/Kota Bengkalis, Kab/Kota Kampar, dan Kab/Kota Pekanbaru. 

Sementara alat transportasi dan mesin dengan total mencapai Rp 174 juta. Sedangkan kas atau setara kas Rp 244 juta.

Dirinya tercatat tidak memiliki harta bergerak lainnya ataupun surat berharga. Di sisi lain ia tercatat tidak memiliki hutang dalam bentuk apapun. 

Baca Juga: Menolak Disamakan dengan Relawan Ganjar, Relawan Anies: Kalau di Sebelah Datang kan Karena Amplop

Load More