/
Sabtu, 17 Desember 2022 | 10:12 WIB
Amien Rais (ANTARA/Aris Wasita)

Suara Sumatera - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, menyebut Indonesia telah dikuasai mafia, cukong dan taipan grup. Dia mengaku prihatin dengan kondisi bangsa hari.

Pernyataan Amien Rais itu lahir setelah Partai Ummat tidak lolos Pemilu. Partai besutan Amien dan kawan-kawan itu satu-satunya partai yang tidak lolos melewati verifikasi faktual sehingga tak bisa berkontestasi di Pemilu 2024.

“Ini sesungguhnya prihatin saya itu bukan karena Partai Ummat saja, tapi masa depan bangsa ini menurut saya, kalau saya keliru mohon maaf, memang sudah meluncur pada sebuah negara yang dikuasi oleh mafia, cukong, taipan grup dan oligarki yang akan menenggelamkan bangsa sendiri dan menguntungkan bangsa lain,” jelas Amien Rais dikutip dari kanal Youtube Realita TV, Jumat (16/12/22).

Amien Rais menganggap apa yang terjadi pada partainya adalah gambaran bagaimana rezim saat ini menjalankan pemerintahan.

“Saya yakin memang ini adalah satu isu yang mencerminkan politik dari rezim yang ada saat ini. Jadi kalau tidak senang dengan sebuah kelompok kalau bisa ditenggelamkan, dibasmi, dan lain-lain,” jelasnya, dikutip dari Wartaekonomi.co.id.

Amien Rais menyoroti beberapa partai baru yang ikut verifikasi faktual dan berhasil lolos. Dia mengaku heran dengan lolosnya partai Garuda dan Partai PKN.

“Dua yang tadi itu seperti yang dikatakan banyak jurnalis. Tidak pernah nampak di permukaan, tidak pernah ada bukti tiba-tiba ada perintah dari atas yang meminta supaya KPU Pusat apapun diloloskan,” jelas Amien Rais.

Merasa janggal, Amien Rais dan Partai Ummat memutuskan untuk bersikap lebih awal sebelum pengumuman mengenai partai peserta pemilu yang akan lolos.

“Jadi inilah mengapa kita melakukan preventif strike sebelum tanggal 14 itu KPU mengumumkan, maka kita sudah tahu dan mengatakan di-single out-kan, satu-satunya yang tidak diloloskan Partai Ummat,” ungkapnya.

Baca Juga: Pekerjaan Rizal Ramli Usai Dipecat Jokowi Jadi Menteri Terbongkar, Kini Gencar Kritik Pemerintah hingga Sindir Pernikahan Kaesang-Erina

Partai Ummat diketahui telah melayangkan guguatan melawan KPU kepada Bawaslu RI.

Load More