Bisnis / Keuangan
Rabu, 04 Februari 2026 | 12:49 WIB
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun dikabarkan akan menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Indeks parkir di level 8.079,32 pada akhir Sesi I setelah sempat menguat pagi tadi.
  • Pasar merespons kabar Misbakhun memimpin OJK dengan aksi jual dan sikap waspada.
  • Indeks bergerak lebar dari posisi tertinggi 8.194 hingga terendah di 8.050 hari ini.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan momentum penguatannya pada perdagangan sesi I, Rabu (4/2/2026).

Setelah sempat menunjukkan tanda-tanda rebound di awal pembukaan, indeks justru terjun bebas ke zona merah menyusul sentimen pasar terkait kabar Mukhamad Misbakhun yang diproyeksikan mengisi posisi strategis di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan data perdagangan bursa hingga pukul 12.00 WIB, IHSG ditutup melemah signifikan 0,53% atau turun 43,28 poin ke level 8.079,32. Padahal, pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.194,68 sebelum akhirnya terus tertekan hingga menyentuh level terendah di 8.050,40.

Pelemahan ini terjadi di tengah kabar perombakan pimpinan di Otoritas Jasa Keuangan. Meskipun Misbakhun sebelumnya menyatakan bahwa transisi kepemimpinan di OJK berlangsung konstitusional dan tidak akan mengganggu stabilitas, pelaku pasar tampaknya merespons dengan sikap wait and see.

Ketidakpastian mengenai arah kebijakan pengawasan pasar modal di bawah nakhoda baru memicu aksi jual teknis, terutama setelah IHSG mengalami tekanan hebat dalam beberapa hari terakhir akibat isu kebijakan MSCI dan kondisi makroekonomi global.

Disisi lain, Misbakhun yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi XI DPR RI tak mau berandai-andai atas isu tersebut.

Ia mengaku belum mendapatkan informasi apapun terkait hal ini. "Saya belum tahu, saya belum tahu. Sampai saat ini tugas partai saya, saya adalah Ketua Komisi XI," kata Misbakhun di Kompleks DPR RI, Rabu (4/2/2026).

Saat ditanya apakah dirinya akan menerima posisi sebagai bos baru OJK jika memang ditunjuk, Misbakhun hanya mengatakan bahwa dirinya tak ingin berandai-andai dan enggan berbicara lebih jauh terkait hal ini.

"Saya tidak berandai-andai," tegas Misbakhun.

Baca Juga: Kronologi PT Narada Aset Manajemen Manipulasi Saham IHSG, Ini Sosok Pemiliknya

Load More