Suara Sumatera - Partai NasDem resmi mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden atau Capres 2024.
Keputusan partai pimpinan Surya Paloh tersebut bikin menuai pro dan kontra. Apalagi belum ada partai lain yang secara terang-terangan mendeklarasikan Capres 2024 masing-masing.
Selain sosok Anies Baswedan, NasDem juga menjadi sorotan lantaran partai tersebut masuk koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Seiring dengan itu, beredar kabar bahwa partai yang diketuai Surya Paloh itu akan dikeluarkan dari koalisi pasca mendeklarasikan Anies Baswedan untuk maju Pilpres 2024.
Dalam video berdurasi 10 menit 32 detik itu beredar dengan narasi Partai NasDem resmi dicopot dari koalisi Jokowi.
Video unggahan salah satu akun Facebook pada tanggal 6 Desember 2022 telah disaksikan lebih dari 343 ribu kali dan menuai ribuan tanda suka.
"(Di C0pot Secara T1dak Hormat') Keputusan Final Jokowi ke Surya Paloh Begini," begitulah judul unggahan akun Facebook bernama "Mahkota" tersebut, dikutip pada Sabtu (17/12/2022).
"Breaking News.!! Resmi Di Copot Dari Kualis! Keputusan Jokowi Mengerikan Siang Ini," tulis pemilik video di thumbnail-nya.
Tampak pula foto Presiden Jokowi sedang mengawasi sekelompok polisi yang mengelilingi Surya Paloh yang terlihat memakai pakaian biru, warna yang khas dengan partainya tersebut.
Baca Juga: 3 Manfaat Silica Gel yang Membuatnya Banyak Dipakai untuk Benda Tertentu
Benarkah klaim video tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, video tersebut memuat konten yang tak sesuai dengan narasinya.
Justru video itu membahas isu keretakan hubungan Jokowi dan Paloh yang belakangan menuai sorotan publik. Lalu video juga mengungkit pernyataan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang diduga menyindir Partai NasDem.
Saat itu Hasto diketahui menyinggung soal bagian dari koalisi yang membangun kekuatan dengan para oposisi pemerintah, dalam hal ini diduga sebagai Partai NasDem yang akan membentuk Koalisi Perubahan dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Lalu video juga menyertakan narasi mengenai sikap Jokowi dan Paloh yang berpotensi akan saling balas serangan politik.
Namun sampai akhir video tidak ada informasi mengenai pencopotan Paloh dan Partai NasDem dari koalisi Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Kejutan Jelang Lebaran 2026: BYD Atto 1 Sukses Asapi Penjualan LCGC Sejuta Umat
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Sentuhan Hangat Bupati Bogor: Undang Anak Yatim dan Berdayakan PKL di Lebaran Akbar Pakansari
-
Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri
-
Silaturahmi Lebaran dan Budaya Gosip: Ketika Obrolan Hangat Berubah Arah
-
Buntut Bangkai Cicak di MBG Siswa: SPPG Citamiang Resmi Disegel Pusat
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah