Suara Sumatera - Mantan imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab kini sudah menghirup udara bebas sejak menjalani penahanan pada Desember 2020 lalu.
Habib Rizieq pun menjalani kehidupan seperti biasa pasca bebas dari penjara. Namun, seiring itu, muncul kabar bahwa Anies Baswedan turut andil mengeluarkan Habib Rizieq dari penahanan.
Kabar tersebut menarasikan sosok Anies Baswedan melakukan upaya pembebasan Rizieq Shihab dengan sembunyi-sembunyi dan lewat jalur tak sah.
Pada video tersebut menyebut bahwa adanya skandal bebasnya Habib Rizieq. Informasi tersebut bermula dari sebuah kanal YouTube pada 16 Desember 2022.
Berdasarkan thumbnail video itu, menyebutkan bahwa Anies menggunakan dana anggaran penanggulangan banjir Jakarta untuk membebaskan Habib Rizieq Shihab dari penjara.
Berikut narasinya:
"SKANDAL PEMBEBASAN RIZIEQ TERBONGKAR TERNYATA ANIES GUNAKAN ANGGaRAN BANJIR BUAT ORMAS INI
AKHIRNYA RIZIEQ SHIHAB BEBAS DARI PENJARA TERBONGKAR, ANIES GUNAKAN ANGGARAN BANJIR BUAT ORMAS INI"
Benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Cepat Move On Dari Sule, Nathalie Holscher Dan Faris Segera Menikah
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, isi video tersebut tak menjelaskan tentang Anies yang menggunakan anggaran banjir untuk membebaskan Rizieq Shihab dari penjara.
Isi video justru hanya menarasikan artikel opini dari seword.com berjudul "Penyesat Ulung Itu Bernama Rizieq Shihab, Gelar Habib Prilaku Setan", diunggah pada 10 November 2021.
Vidoe tersebut sama sekali tak menjelaskan bahwa Anies menggunakan dana banjir untuk bebaskan Rizieq Shihab.
Diketahui bahwa Mantan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq bebas bersyarat mulai sejak 20 Juli 2022.
Habieb Rizieq sebelumnya menjalani masa kurungan sejak 12 Desember 2020 di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri hingga 10 Juni 2023.
Selain itu tidak ada pemberitaan yang valid mengenai informasi yang menyebutkan bahwa Anies membebaskan Riziq Shihab.
KESIMPULAN
Melalui berbagai penjelasan di atas, maka informasi bahwa Anies menggunakan anggaran banjir untuk bebaskan Rizieq Shihab adalah salah.
Informasi tersebut masuk dalam kategoti konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM