Suara Sumatera - Perilaku mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo mendapat sorotan penceramah Ustad Sadat Latif. Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Nofriansyah Hutabarat (brigadir J) disebut sosok polisi yang kurang bersyukur.
Ustad mengungkapkan harusnya setiap polisi bersyukur serta memanfaatkan profesi agar bisa masuk ke surga Allah.
Ustad mulanya mengungkapkan seluruh polisi awalnya berwatak baik, karena mereka yang lolos melalui tes terbaik. Namun setelah menikah, malah istrinya yang mempengaruhi gaya hidupnya. "Setelah menikah, baru kemudian istri membanding-bandingkan dengan penghasilan yang bukan polisi," katanya.
Dia kembali mengingatkan jika polisi dengan gaya hidup yang baik cenderung akan diingat dan dipuji. Malah, polisi dengan pangkat tinggi Dengan bergaya hidup mewah, hingga menjadi bahan pergunjingan.
"Polisi yang tidak memanfaatkan profesi sangat merugi. Menjadi polisi, hendaknya memudahkan masuk ke surga," sambung ia."Masya Allah,
Ustad pun kembali menganologikan polisi yang kurang bersyukur. Belum lama ini, ia menyebut polisi dengan pangkat tinggi, bintang dua, tapi tangan diborgol.
"Itu jenderal pangkat tinggi, bintang dua, tapi tangan diborgol," ujarnya.
Polisi demikian, sambung ustad Sadat menyebabkan ialah contoh polisi yang tidak bersyukur. "Sangat bodoh polisi jika tidak memetik pelajaran dari jenderal pangkat bintang dua tapi tangan selalu diborgol," sambung Ustad.
Diketahui Ferdy Sambo ialah terdakwa pembunuhan berencana. Selain Ferdy Sambo, sang istri Putri Candrawathi juga menjadi terdakwa, bersama tiga terdakwa lainnya.
Baca Juga: Marah dan Jutek ke Pelanggan di Karen's Diner Bikin Fuji Capek, Apakah Emosi Segitu Melelahkan?
Kekinia kasus Ferdy Sambo Cs masih menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Disebut Salah Beri Info, Putri Candrawathi Diduga Jadi Provokator Ferdy Sambo dengan Brigadir J
-
CCTV Rumah Sambo Disetel di Sidang Yosua, Kuat Maruf: Makasih Pak Hakim, Saya Ketahuan Naik Turunnya
-
Fakta Grup WhatsApp Duren Tiga, Akhirnya Terungkap Sosok dengan Nama Kontak 'Tuhan Yesus'
-
Kriminolog Ragu Brigadir J Perkosa PC, Pengacara Sependapat: Seharusnya Ada Kerusakan di Alat Kelaminnya
-
Minta Hakim Objektif, Ferdy Sambo: Penyidik Tersangkakan Kami Semua di Duren Tiga!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan