Suara Sumatera - Persidangan kasus pembunuhan berencana brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (brigadir J) terus bergulir di pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fakta terbaru yang terungkap ialah hasil pemeriksaan kejujuran Kuat Maruf.
Dalam tes kejujuran itu, Kuat Maruf ditanyakan perihal apakah melihat atau memergoki Brigadir J melakukan pelecehan terhadap terdakwa Putri Candrawathi. Mendapatkan pertanyaan itu, Kuat mengakui jika ia tidak mengetahui apa memergoki Brigadir J melakukan pelecehan pada majikannya tersebut.
Hasil tes kejujuran dengan pertanyaan tersebut pun dinyatakan jujur oleh alat tersebut. Meski dinyakini jujur dan sebagai pertimbangan majelis hakim, Ferdy Sambo tetap dengan keterangan yang diberikan.
Dia tetap menyakini telah terjadi pelecehan bahkan pemerkosaan terhadap istrinya, Putri Candrawathi yang dilakukan Brigadir J di Magelang.
Peristiwa di Magelang inilah yang membuat Ferdy Sambo beralasan marah dan memerintahkan menghabiskan nyawa Brigadir J.
Beberapa kali Ferdy Sambo pun sempat mengaku jika tidak turut menembak, namun bukti dan fakta persidangan memperlihatkan jika Ferdy Sambo pun turut menembak.
Berdasarkan keterangan dari terdakwa Bharada E, Ferdy Sambo yang kemudian menghabiskan nyawa Brigadi J setelah ditembak olehnya.
Meski mengelak melakukan penembakan, Ferdy Sambo bersekeras istrinya ialah korban pemerkosaan dan ia tidak memerintah melakukan penembakan.
Dia berlindung dengan kata "hajar" bukan "tembak" sebagai instruksi kepada bharada e, atau elizer.
Baca Juga: Sensus Pertanian 2023: Menuju Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi pun kemudian menyakini sebagai korban pelecehan seksual.
Kepada saksi kriminolog, Putri dengan nada menangis mengungkapkan jika saksi tidak boleh hanya menyimpulkan berdasakan berkas pemeriksaan yang tidak menggambarkan perasaannya.
"Sebagai kriminolog, sebaiknya bapak memahami perasaan saya sebagai korban pelecehan seksual," imbut Putri.
Berita Terkait
-
'Tidak Mungkin Saya Bohong!' Ini Sederet Bantahan Ferdy Sambo Atas Keterangan Ahli
-
Kubu Sambo Sebut Bharada E Taruh Senpi Laras Panjang di Kamar Ajudan, Bukan di Lemari Senjata
-
Ahli Hukum Pidana: Sudah Cukup Bukti, Ferdy Sambo Penuhi Unsur Pembunuhan Berencana ke Brigadir J
-
Sindir Ferdy Sambo, Ustad Sadat Latif: Ada Jenderal Bintang Dua, Tapi Kemana-Mana Diborgol
-
Ferdy Sambo Yakin Putri Candrawathi Diperkosa Yosua di Magelang: Tidak Mungkin Saya Berbohong
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Giliran Beli Rumah Disebut MBR, Giliran Bayar Pajak Dianggap Kaya Raya
-
6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Bahaya! ATEEZ Terjebak dalam Pesona Magnetis dan Memabukkan di Lagu Bad
-
Di Bawah Rp30 Ribu! 5 Brightening Serum Aman untuk Pemula Atasi Kulit Kusam
-
6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat
-
Review Jack Ryan: Ghost War, Saat Sang Agen Menghadapi Musuh Masa Lalunya
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang